Seseorang harus bisa menerapkan personal boundaries dalam hidupnya agar ia memiliki batasan yang jelas. Personal boundaries harus ditetapkan dengan tegas agar kita tetap mempunyai privasi tanpa ada campur tangan dari luar terhadap kehidupan pribadi kita. Batasan ini kita buat untuk menjaga diri sendiri dari pengaruh eksternal.
Menerapkan personal boundaries bukan berarti membuat kita harus mengisolasi diri dan menjauh dari orang-orang. Tujuan dari personal boundaries adalah untuk memberi jarak dan ruang yang aman supaya ruang privasi kita tidak diganggu oleh orang luar sekaligus sebagai antisipasi agar tidak kehilangan kontrol atas diri sendiri.
Namun, tidak semua orang memiliki batasan ini. Mungkin ada yang memilikinya, tetapi tanpa disadari batasan yang mereka terapkan terlalu lemah. Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kamu memiliki personal boundaries yang lemah.
1. Selalu mengikuti apa kata orang lain
Tanda pertama adalah kamu sering merasa tidak bisa menolak orang lain dan berusaha mengikuti perkataan mereka. Meskipun kamu kurang setuju, kamu akan mengiyakannya.
Pada akhirnya, kamu hanya akan membuat dirimu sendiri lelah. Hal ini tentu saja tidak baik untuk kelangsungan hidupmu sendiri. Mulai sekarang, cobalah untuk mempertegas diri dengan membuat personal boundaries yang jelas.
2. Terlalu terbuka pada orang lain
Setiap orang pasti memiliki privasi. Tidak seharusnya kita menceritakan segala hal kepada orang lain. Oversharing yang dilakukan dapat mendatangkan penyesalan dalam diri kita nantinya.
Bersikap terbuka dan apa adanya kepada teman memang hal yang baik, tetapi jika berlebihan takutnya kita tanpa sadar menceritakan sesuatu yang tidak seharusnya diceritakan.
3. Tidak berani menyuarakan pendapat
Masih berhubungan dengan poin pertama, orang yang memiliki personal boundaries lemah cenderung kesulitan dan tidak berani untuk menyuarakan pendapatnya.
Ia tidak bisa menolak perkataan orang lain. Meski merasakan sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan perkataan hati, kamu tetap memilih diam dan bungkam.
Itulah tiga tanda memiliki personal boundaries yang lemah. Kita harus bisa mengatasi masalah ini. Beberapa cara mengatasinya bisa dengan mengenali sejauh mana batasan diri yang kita miliki, perlunya menerapkan sikap tegas, serta memperbaiki komunikasi yang baik dengan diri sendiri dan orang lain.
Video yang mungkin Anda suka:
Baca Juga
-
Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini
-
3 Buku Favorit El Putra, Ada Karya Ziggy Z. Hingga Mitch Albom
-
Suka Baca tapi Terhalang Budget? 5 Situs Baca Gratis yang Bisa Kamu Pakai
Artikel Terkait
-
4 Risiko Memiliki Banyak Follower, Privasi Terganggu
-
Yuk Pahami Pentingnya Personal Boundaries Untuk Kesehatan Mental
-
Ini Manfaat Durian bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi secara Tepat
-
iOS 16.1 Perkenalkan Fitur Privasi Baru, Izin Copy dan Paste dari Aplikasi Lain
-
Singgung Tudingan Intervensi Agama Farel Prayoga, Gus Miftah sebut Agama Bukan Privasi
Lifestyle
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
-
4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan
-
Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba
Terkini
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?