Sabotase diri gak hanya bisa terjadi dalam kehidupan pribadi, misalnya dengan meremehkan kemampuan diri sendiri sampai-sampai melewatkan kesempatan emas. Sabotase diri juga bisa terjadi dalam hubungan asmara yang dampaknya pasti gak akan baik.
Berikut akan diulas beberapa bentuk sabotase diri yang kerap terjadi dalam hubungan asmara sehingga menyebabkan hubungan dengan pasangan jadi bermasalah. Apa saja bentuk sabotase diri tersebut? Ikuti terus penjelasannya.
1. Mencurigai pasangan berselingkuh tanpa bukti
Memang benar perselingkuhan saat ini sudah begitu marak. Apalagi dengan perkembangan media sosial yang masif membuat topik perselingkuhan sering jadi berita yang menarik perhatian.
Akibatnya gak sedikit orang jadi paranoid. Bagi yang belum pasangan jadi takut menikah, dan bagi yang sudah punya pasangan jadi takut dia akan berselingkuh.
Mencurigai pasangan berselingkuh tanpa ada bukti sebenarnya salah satu bentuk sabotase diri, lho. Perilaku ini bisa disebabkan perasaan minder sehingga kamu mudah sekali menuduh pasangan berselingkuh, padahal dia gak melakukannya sama sekali.
2. Memasang harapan yang tidak masuk akal
Bentuk lain dari sabotase diri terhadap hubungan asmara, yaitu kamu memasang harapan yang tidak masuk akal. Sebagai contoh, berharap pasangan akan romantis layaknya oppa di drama Korea. Ketika itu tidak terjadi, akhirnya kecewa.
Buntut dari kekecewaan ini kemudian bisa membuatmu jadi sering mengkritik pasangan agar bisa sesuai dengan pasangan versi idealmu, atau bisa pula jadi tidak antusias lagi menjalani hubungan.
Kalau ekspektasi ini gak diubah, maka mau menjalin hubungan berapa kali pun akan buruk hasilnya. Untuk itu, cobalah membumi agar tidak sampai memasang ekspektasi terlalu tinggi, ya.
3. Melakukan silent treatment
Bentuk sabotase diri ke dalam hubungan asmara juga bisa dalam bentuk silent treatment atau mendiamkan pasangan. Kamu menuntut pasangan untuk bisa lebih peka dan memahami tanpa harus menjelaskannya langsung.
Masalahnya, perilaku seperti ini merupakan bentuk komunikasi yang tidak sehat, lho. Komunikasi hanya akan berjalan dengan baik apabila ada keterbukaan di dalamnya. Bukan malah memaksakan pasangan untuk bisa mengerti.
Bila hal-hal tadi sering kamu lakukan, sebaiknya hentikan segera. Tindakan tersebut hanya akan merusak hubungan asmaramu, lho.
Video yang mungkin Anda suka:
Baca Juga
-
Hottest Merapat! Lee Jun Ho 2PM Umumkan Tur Konser pada Januari 2025 Mendatang
-
Min Hee-jin Mantap Ambil Langkah Hukum Usau Tinggalkan ADOR
-
Sejarah Baru! ATEEZ Jadi K-Pop Artist Ketiga dengan Album No. 1 Billboard
-
Jeongnyeon: The Star Is Born, Puncaki Peringkat Drama Korea dan Aktor Terbaik
-
Nantikan! Ji Seung Hyun dan Jung Hye Sung Siap Menghibur di Film Aksi Komedi Baru
Artikel Terkait
-
Dirumorkan Berpacaran, G-Dragon dan Han So Hee Berikan Bantahan
-
Ulasan Novel The Silent Treatment: Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan
-
Diam Tak Selamanya Emas, Kenapa Orang Hobi Silent Treatment seperti Revand Narya dan Faby Marcelia?
-
Apa Itu Silent Treatment, Penyebab Perceraian Faby Marcelia dan Revand Narya
-
Sisi Psikologis di Balik Prioritas Materi dalam Hubungan Asmara Remaja
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop