Mempekerjakan pengasuh anak untuk membantu menjaga anak ketika ditinggal bekerja adalah salah satu pilihan yang bisa dilakukan orang tua. Biasanya para orang tua mencari pengasuh anak yang diambil dari yayasan atau orang terdekat.
Tidak mudah mencari pengasuh anak yang bisa benar-benar mengurus anak Anda dengan baik, terlebih lagi banyak kasus tidak mengenakkan yang dilakukan oleh para pengasuh ke anak majikan yang dititipinya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, berikut ciri-ciri pengasuh anak yang tidak baik yang dapat dilihat dari gelagat dan perubahan sikap anak yang harus orang tua waspadai. Dilansir dari Very Well Family, berikut adalah rangkumannya.
1. Anak selalu menangis saat akan ditinggal bekerja
Wajar saja jika anak menangis ketika ayah dan ibunya akan bekerja, namun jika tangisannya kerap terjadi dan seperti tidak ingin lepas dari ayah ibunya, Anda harus waspada.
Hal tersebut bisa jadi ada yang membuat anak Anda merasa tidak aman dan nyaman ketika hanya ditinggal berdua bersama pengasuhnya.
2. Perubahan perilaku anak
Jika anak Anda yang biasanya ceria dan selalu tidur dengan tenang tiba-tiba sering menangis atau justru lebih banyak diam, maka Anda patut curiga.
Terlebih lagi jika anak mengalami masalah ketika tidur, seperti mengigau atau sering terbangun ketika malam hari, itu bisa mengindikasikan jika pada siang hari saat ia bersama pengasuhnya, terjadi sesuatu yang mungkin harus diselidiki lebih lanjut.
3. Anak sering kecelakaan
Anak yang ceria dan selalu bergerak aktif memang memungkinkan ia terluka ketika sedang bermain-main. Hal yang jadi permasalahan jika terlalu banyak luka yang nampak tidak wajar akibat sering celaka ketika bermain. Itu bisa menandakan bahwa pengasuh tidak memperhatikan anak Anda secara benar.
4. Luka lebam
Selain luka akibat terjatuh yang masih bisa dikatakan wajar, luka lebam pada tubuh anak bisa menjadi pertAnda anak Anda mengalami kekerasan yang bisa saja dilakukan oleh pengasuh anak tersebut.
Walaupun CCTV bisa mengantisipasinya, namun tetap saja banyak blind spot yang sulit melihat pergerakan anak Anda dan pengasuhnya secara jelas.
5. Sering mengundang orang lain ke rumah
Alih-alih memperhatikan anak Anda, pengasuh anak suka kerap kali mendatangkan tamunya ke rumah. Hal tersebut menAndakan ia cukup berani dan tidak sopan karena membawa orang lain tidak yang tidak dikenal pemilik rumah untuk masuk ke rumahnya. Anak Anda juga sulit diperhatikan ketika ia sibuk dengan tamunya tersebut.
Jika sudah mengalami hal-hal tersebut di atas, maka Anda harus langsung menindak tegas bahkan menghentikan pengasuh anak Anda tersebut.
Kekhawatiran orang tua terhadap anaknya biasanya tidak pernah salah karena orang tua memiliki ikatan batin yang kuat terhadap anaknya. Selalu berhati-hati dan gunakan CCTV untuk meminimalisir kejadian serupa.
Baca Juga
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
Film Aksi Komedi 24 Jump Street Resmi Digarap, Aksi Dua Polisi Kocak Schmidt dan Jenko Kembali
Artikel Terkait
-
Sering Membawa Sajam dan Marah-Marah ke Orang Tua Sendiri, Seorang Pemuda di Kuala Mandor B Diringkus Polisi
-
3 Tips Mengatasi Anak Tantrum di Generasi Z, Orang Tua Wajib Tahu!
-
Jadi Pemain Top, 3 Pesepak Bola Ini Malah Durhaka Dengan Orang Tua, Ozil Salah Satunya
-
Amalan Ini Adalah Tanda Bakti kepada Orang Tua, Buya Yahya: Mengucurkan Rahmat dan Berkah
-
Wali Kota Surabaya, Mintak Orang Tua Membentuk Karakter Anak-Anaknya Demi Cegah Kenakalan
Lifestyle
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Bocoran Infinix Hot 70 Pro 5G: Bawa Baterai 6.000 mAh dan Dimensity 7100
-
3 Moisturizer Anti-Aging Lokal Under 50 Ribu: Bantu Samarkan Tanda Penuaan!
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan