Istilah toxic parents menggambarkan hubungan yang kurang ideal antara anak dan orang tua. Dalam kasus ini sang anak akan merasa hidupnya tertekan, gagal, atau bahkan depresi akibat kesalahan orang tua dalam mengasuh anak tersebut. Biasanya sikap toxic parents muncul secara tidak disadari akibat pengaruh emosi dan tuntutan dari lingkungan sekitar yang mengharuskan kamu menjadi orang tua yang ideal menurut versi mereka.
Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang lima ciri toxic parents yang perlu kamu ketahui, untuk menjadi pembelajaran bagi kita bersama agar lebih bijak dalam memberikan pola asuh kepada anak. Berikut pembahasannya.
1. Tidak Memikirkan Kebutuhan Emosional Anak
Ciri yang pertama ini muncul disebabkan oleh perilaku orang tua yang hanya memikirkan kebutuhan finansial dan fisik sang anak, tetapi mengabaikan waktu berkualitas bersama anak tersebut. Terlalu sibuk bekerja sering menjadi alasan orang tua untuk meninggalkan kebersamaan dengan anak, padahal sang anak jauh lebih membutuhkan kasih sayang langsung dari orang tua kepada mereka.
Akibatnya anak akan merasa diabaikan dan kurang mendapat perhatian meski segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan fisik maupun finansial mereka telah terpenuhi, seperti yang dikutip pada akun instagram @psikologiid.
2. Mengontrol dan Memaksakan Kehendak
Terkadang orang tua bersikap overprotektif yang mengekang kebebasan sang anak untuk berekspresi. Orang tua juga sering menuntut sang anak untuk menjadi seperti apa yang mereka kehendaki tanpa memikirkan apa yang anak inginkan dalam hidupnya.
Mengutip dari laman The Asian Parents, bahwa perilaku seperti itu tentu akan berdampak buruk dalam perkembangan psikologis seorang anak yang dapat membuat mereka merasa tertekan, stres, hingga depresi.
3. Manipulatif
Bukan hanya teman ataupun pasangan yang bisa melakukan tindakan manipulatif ini, karena kita akan melihatnya dari cara orang tua memperlakukan anak mereka. Toxic parents sering menggunakan peraturan tertentu untuk membuat anak merasa bersalah ataupun mengungkit semua kebaikan yang pernah mereka berikan kepada anak dengan tujuan yang sama, yaitu membuat anak tunduk dengan aturan yang telah mereka buat.
4. Membandingkan Anak
Setiap orang tua biasanya memiliki impian untuk memiliki seorang anak yang hebat dan multitalenta. Namun perlu kita ketahui bahwa setiap anak terlahir dengan bakatnya masing-masing. Sebagai orang tua kita harus menjadi support system bagi sang anak.
Namun, jika kita hanya memaksakan keinginan pribadi kepada sang anak dan menuntut mereka menjadi seperti apa yang orang tua inginkan, tentu hal ini sudah dikategorikan sebagai toxic parents.
5. Menyalahkan Anak atas Kesalahan yang Tidak Mereka Lakukan
Terkadang orang tua menyalahkan sang anak atas kesalahan yang dilakukan oleh orang tua itu sendiri. Mereka ingin mengurangi perasaan bersalahnya dengan menjadikan sang anak sebagai tameng yang melindungi orang tua dari kesalahan tersebut.
Itulah tadi lima ciri toxic parents yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
Terkini
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan