Mata kaki bengkak merupakan kondisi medis yang umum terjadi. Pasalnya, area mata kaki rentan terkena cedera, infeksi, serta gejala penyakit lainnya. Kondisi ini tak hanya mengganggu penampilan, karena bisa memicu gejala lain yang menimbulkan rasa tidak nyaman untuk beraktivitas. Nah, untuk lebih jelasnya mari kita simak pembahasan di bawah ini.
1. Cedera
Cedera pada otot, ligamen, atau tendon di area pergelangan kaki menjadi penyebab umum mata kaki bengkak. Hal ini biasanya dipicu oleh penggunaan sepatu yang kekecilan, keseleo, terjatuh, hingga benturan pada benda yang keras, seperti dilansir pada Healthline.com.
2. Terlalu Lama Duduk atau Berdiri
Ketika Anda terlalu lama memposisikan tubuh untuk duduk atau berdiri, maka aliran darah menjadi terhambat serta menumpuknya cairan di kaki. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa mata kaki bisa mengalami pembengkakan.
Namun, pembengkakan akibat posisi tubuh tertentu hanya bersifat sementara, dan bisa kembali normal tanpa pertolongan medis, seperti dilansir pada laman verywellhealth.com.
Mengutip dari laman webmd.com, Infeksi kulit kaki akibat goresan benda tajam, luka bakar, dan gigitan serangga bisa membuat mata kaki meradang. Saat peradangan terjadi, tubuh akan melepaskan senyawa histamin dan prostaglandin, sehingga pembuluh darah melebar.
Hal ini akan menyebabkan penumpukan darah dan cairan di area kaki yang akhirnya menimbulkan pembengkakan. Selain bengkak, peradangan di area kulit kaki juga disertai oleh rasa nyeri yang mengganggu.
4. Varises
Gangguan pembuluh darah vena seperti varises berpotensi menyebabkan pembengkakan mata kaki akibat gangguan pada aliran darah. Pembengakakan akibat varises terjadi secara bertahap yang diiringi rasa gatal dan pegal pada area mata kaki, seperti dilansir pada laman verywellhealth.com.
5. Penyakit Ginjal
Penyakit ginjal dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Dampaknya, cairan akan menumpuk di dalam tubuh hingga menimbulkan pembengkakan, terutama di mata kaki dan telapak tangan.
Kondisi ini juga disertai dengan peningkatan frekuensi buang air kecil, sesak napas, kelelahan, dan insomnia, seperti dilansir pada laman nhs.uk.
6. Efek Samping Obat
Beberapa jenis obat, seperti antihipertensi, antidepresan, obat diabetes, dan obat hormon, memiliki efek samping berupa mata kaki bengkak.
Jika Anda curiga bahwa obat-obatan yang Anda konsumsi menyebabkan mata kaki bengkak, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat pengganti yang sesuai.
Saat mengalami pembengkakan pada mata kaki, Anda disarankan untuk mengurangi asupan garam, mencukupi kebutuhan cairan, memperbanyak istirahat, memijat bagian tubuh yang bengkak ke arah atas, dan mengenakan stoking kompresi, seperti dilansir pada laman Medicalnewstoday.com.
Jika keluhan terasa semakin kuat, segera mencari pertolongan medis, agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
Itulah tadi pembahasan tentang enam penyebab mata kaki bengkak. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
-
7 Fakta dan Mitos Seputar Mata yang Ditinjau dari Sisi Medis
Artikel Terkait
Health
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?