Memiliki jalinan cinta dengan komitmen ke arah yang lebih serius tentu menjadi harapan semua orang. Sayangnya, terkadang cinta yang dirasakan saja gak cukup untuk membawa kebersamaan dalam prinsip hubungan yang sehat. Seringkali hubungan yang dilandasi tanpa prinsip jelas justru mendatangkan perilaku toksik.
Kalau gak mau kisah asmaramu berakhir toksik, jangan abaikan tiga prinsip hidup ini saat menjalani hubungan percintaan, ya. Bisa jadi panduan "sah" sebagai benteng tangguh dalam hubungan, nih.
Baca Juga: 7 Pertanyaan untuk Menjalani Hidup Bisa Lebih Bermakna, Cek Sekarang!
1. Semua kesalahan bisa dimaafkan, kecuali perselingkuhan
Melakukan kesalahan seolah sudah jadi hal manusiawi yang bisa dilakukan siapa pun, termasuk pasangan. Memahami situasi dan memaafkan seringkali jadi bentuk toleransi yang bijak demi mempertahankan hubungan tetap langgeng serta langgeng. Namun, ada kalanya memaafkan juga harus ada batasannya.
Sekalipun kamu tipe pemaaf, tetap ada kesalahan yang pantang diberi kelonggaran, seperti perselingkuhan. Apa pun kesalahan si dia, asal bukan selingkuh boleh tetap kamu maafkan dan beri kesempatan kedua.
Prinsip ini bukan ego, justru bentuk penyelamatan harga diri yang wajib kamu pertahankan. Kalau dia gak bisa setia, buat apa terus berkomitmen bersama?
2. Bucin boleh, bodoh jangan
Cinta terkadang memang gak kenal logika. Semua hal tentang pasangan, apalagi saat masih dimabuk asmara, terasa indah dan membahagiakan.
Gak heran kalau banyak orang seakan tersihir dan siap sedia jadi budak cinta alias bucin. Sebenarnya gak masalah jadi bucin, asal si dia yang kamu cintai sepenuh jiwa raga memberikan hal serupa.
Sayangnya, jadi bucin kerap menghilangkan logika yang cenderung parah. Semua salah serba dimaafkan, bahkan dilukai sampai tidak dihargai, tetap tulus mencinta. Ingat, hubungan itu bukan kisah sepihak dan butuh sikap saling.
Kalau tidak, salah satu akan diratukan dan lainnya hanya akan menderita dalam hubungan ini. Bucin boleh, tapi jangan jadi bodoh, ya.
Baca Juga: 4 Cara Mudah Mengatasi Warna Kulit Wajah Tidak Merata, Bye-Bye Belang
3. Jangan pernah merasa mampu mengubah si dia
Menyatukan dua karakter berbeda dalam hubungan bukanlah hal yang mudah. Seringkali butuh perdebatan panjang dan daftar tuntutan untuk mengubah sifat demi sebuah penyatuan. Bahkan terkadang muncul obsesi untuk mengubah pasangan agar sesuai dengan harapan dan keinginan pribadi.
Sayangnya, hal semacam ini justru tampak gak realistis. Ingat, jauh sebelum mengenalmu, dia sudah punya karakter yang terbentuk selama belasan atau bahkan puluhan tahun dalam lingkungan tempat dia tumbuh dan berkembang.
Tidak akan mungkin dia bisa berubah kalau bukan berasal dari keinginannya sendiri atau mengalami titik balik dalam hidup.
Jadi, jangan pernah merasa mampu mengubah siapapun sebab perubahan diri sejatinya adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.
Baca Juga
-
Anthony Ginting Ditarik Mundur dari BAC 2025 dan Ajukan Protected Ranking
-
Muhammad Shohibul Fikri Langganan Jadi Runner Up, 'The Real Manusia Silver
-
Polish Open 2025: Peluang Rehan/Gloria Sabet Gelar Perdana
-
Jadwal Final Swiss Open 2025: Didominasi China, Ada Dua Laga Perang Saudara
-
Swiss Open 2025: Hanya Satu Wakil Indonesia yang Lolos ke Final
Artikel Terkait
-
Akhir Pilu Cinta Ray Sahetapy dan Dewi Yull: 23 Tahun Bersama, Bercerai Ulah Menolak Poligami?
-
Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Kisah Cinta Luna Maya, Ditinggal Reino Barack Nikah di Jepang, Kini Dilamar Maxime di Jepang
-
Ulasan Film 'Setetes Embun Cinta Niyala', Dilema Cinta dan Perjodohan
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop