Pribadi yang menyenangkan menjadi hal yang didambakan oleh banyak orang. Tak heran, sebab pribadi yang menyenangkan akan mudah diterima di lingkungan sekitar kita. Termasuk di lingkungan tempat di mana kita bekerja.
Untuk menjadi pribadi yang menyenangkan, terutama ketika berada di tempat kita bekerja, tentunya diperlukan ilmu yang berkaitan dengan etiket atau tata krama. Buku ‘Etiket Bekerja’ (Menjadi ‘Likeable Person’ di Tempat Kerja) karya Benari Saraswardini bisa dijadikan sebagai salah satu buku panduan bagi kalian yang ingin menjadi pribadi yang memikat dan menyenangkan.
Etiket, sebagaimana dijabarkan dalam buku ini adalah perilaku atau tata krama (formal/informal) yang mengatur individu saat berinteraksi dengan orang lain. Etiket mencakup kesopanan, rasa hormat, dan pertimbangan terhadap perasaan serta harapan orang lain.
Disadari atau tidak, untuk menjadi pribadi yang menyenangkan itu bermula dari lingkungan keluarga. Keluarga yang hangat dan mampu memperlakukan setiap anggota keluarganya dengan baik dan penuh kasih, kelak akan membantu memudahkan dalam pergaulan di mana pun kita berada. Didikan yang diwarnai dengan cinta kasih dari kedua orangtua biasanya akan membekas dan dipraktikkan saat kita sudah menjadi manusia-manusia dewasa.
Benari Saraswardini mengungkap, kebiasaan yang diajarkan orangtua tentang tata krama atau etiket sejak kecil ternyata begitu membekas. Bak alarm yang menempel di tubuh, yang akan berbunyi ketika melihat atau melakukan hal yang bertentangan dengan tata krama. Nyatanya, pengasuhan orangtua berperan besar dalam pembentukan perilaku dan kebiasaan anak.
Etiket atau tata krama menjadi hal urgen yang tak bisa ditawar-tawar dalam kehidupan umat manusia. Tak hanya dalam pergaulan, etiket juga sangat dibutuhkan ketika sedang berada di tempat kerja. Tanpa membekali diri dengan tata krama yang baik, rasanya sangat mustahil kita akan diterima bekerja di instansi atau perusahaan bergengsi.
Dalam buku ini diungkap bahwa di negara-negara maju sekalipun, sikap dan perilaku yang baik menjadi suatu pertimbangan perusahaan dalam mempertahankan seseorang. Mark Murphy dalam bukunya Hiring for Attitude menuliskan dari dua puluh ribu karyawan yang mendapat PHK, 89% karena masalah etiket. Para karyawan tersebut tercatat tidak memiliki emosi yang stabil, tidak memiliki motivasi, enggan berkembang, dan tidak bisa diarahkan. Sedangkan, 11% lainnya belum memiliki keahlian teknis yang harus dikuasai oleh karyawan.
Buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (Jakarta) ini menarik dibaca untuk meningkatkan kualitas diri (pribadi) kita. Buku ini mencakup berbagai aspek penting dalam membangun hubungan profesional yang sehat dan produktif, khususnya dari aspek komunikasi efektif, cara menyelesaikan konflik dengan bijaksana, dan membangun kepercayaan sehingga dapat menjadi pemimpin yang dihormati. Dengan membaca dan menerapkan prinsip-prinsip ini, penulis yakin Anda akan melangkah lebih percaya diri dalam karier dan meraih kesuksesan yang lebih besar.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
iPusnas Error Berminggu-minggu: Bukti Literasi Masih Jadi Anak Tiri?
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
Mau Glowing Luar Dalam? Cobain 200 Resep Sehat JSR dari dr. Zaidul Akbar
-
Membunuh Literasi, Membunuh Demokrasi: Saat Akses Bacaan Dicekik Negara
Ulasan
-
Blades of the Guardians: Film dengan Tema Loyalitas dan Kehormatan
-
Review Film Scream 7: Kisah Pembunuhan Brutal di Pine Grove yang Mengerikan
-
Marty Supreme: Drama Ambisi yang Intens dan Melelahkan
-
Membaca Lebih Senyap dari Bisikan: Menelanjangi Realitas Pahit di Balik Pernikahan
-
The Citizen: Luka Imigran Muslim 2001 dan Wajah Amerika di Era Trump
Terkini
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
iPusnas Error Berminggu-minggu: Bukti Literasi Masih Jadi Anak Tiri?
-
Kodaline Siap Guncang Pangung LaLaLa Fest 2026, Cek Harga Tiketnya!
-
7 Fitur AI Samsung Galaxy S26 Series, Bikin Hidup Lebih Praktis dan Kreatif
-
Sinopsis Chatha Pacha, Film Arjun Ashokan dan Roshan Mathew di Netflix