Teka-teki mengenai siapakah calon lawan timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 mulai terkuak. Melansir dari akun Instagram @garudafansbook_, skuad garuda dipastikan akan menghadapi tim berperingkat ke-154 dunia, yakni Saint Kitts and Nevis di laga tersebut. Sebelumnya, ada tiga negara lain yang memang berpartisipasi di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia, yakni Saint Kitts and Nevis, Solomon Island dan Bulgaria.
“Indonesia akan menghadapi Saint Kitts Nevis (154) di laga pembuka FIFA Series 2026. Sementara di pertandingan lain, Bulgaria (87) akan menghadapi Solomon Island (152). Pemenang kedua pertandingan ini akan saling berhadapan. Seluruh pertandingan FIFA Series ini akan digelar di SUGBK. Sementara penentuan lawan dilakukan langsung oleh FIFA,” tulis akun instagram @garudafansbook_.
Uniknya, penentuan lawan di ajang FIFA Series 2026 ini dilakukan langsung oleh FIFA. Sebelumnya, banyak pihak yang memang memprediksi timnas Indonesia akan bermain melawan salah satu negara antara Saint Kitts and Nevis atau Solomon Island. Hal ini dikarenakan Indonesia baru saja menunjuk pelatih baru, yakni John Herdman dan memang masih dalam masa transisi dan adaptasi lagi.
Menghadapi lawan-lawan seperti Saint Kitts and Nevis atau Solomon Island memang dirasa sangat cocok bagi timnas sebuah negara yang sedang dalam masa adaptasi kepelatihan yang baru. Peringkat FIFA kedua negara tersebut memang jauh di bawah Indonesia sehingga mempermudahkan dalam proses adaptasi pemain dan staf kepelatihan yang baru.
Lebih lanjut lagi, di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia nanti, FIFA dan PSSI menyetujui adanya format kompetisi yang diikuti oleh keempat negara. Hal ini berarti pemenang laga antara Indonesia vs. Saint Kitts and Nevis dan laga antara Bulgaria vs Solomon Island akan saling bertemu di laga berikutnya. Begitu pula tim yang kalah di laga pertama akan saling bertemu juga di laga kedua.
Bisa Bertemu Bulgaria, Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series 2026
Format kompetisi yang disetujui di ajang FIFA Series 2026 memang membuat Indonesia bisa bertemu dengan timnas Bulgaria di laga kedua nanti. Melansir dari laman transfermarkt.com, Indoensia tentunya wajib meraih kemenangan saat melakoni laga pertama melawan Saint Kitts and Nevis jika ingin menghadapi Bulgaria.
Begitu pula dengan timnas Bulgaria, wakil dari sub-konfederasi benua Eropa atau UEFA tersebut juga wajib meraih kemenangan jika ingin menghadapi Indonesia di laga kedua. Meskipun belum dipastikan siapa lawan-lawan masing-masing negara di laga kedua. Akan tetapi, peluang laga antara Indonesia vs Bulgaria di laga kedua nanti cukup besar.
Hal ini dikarenakan peringkat Indonesia dan Bulgaria memang cukup tinggi jika dibandingkan dengan Saint Kitts and Nevis dan Solomon Island di ajang FIFA Series 2026. Oleh karena itu, wajar kiranya jika nantinya Indonesia dan Bulgaria bisa dengan mudah meraih kemenangan di laga pertama dan akan saling bertemu di laga kedua nanti.
Di sisi lain, skenario ini dirasa cukup sesuai bagi timnas Indonesia. Pasalnya, di laga pertama menghadapi tim yang jauh lebih lemah, yakni Saint Kitts and Nevis (152) dirasa cukup sesuai untuk ajang uji coba pemain dan adaptasi pelatih. Lalu, di laga kedua menghadapi Bulgaria (87) yang secara peringkat jauh di atas Indonesia bisa menjadi ajang uji kemampuan dan mendulang poin FIFA sebanyak-banyaknya.
Tentunya hal ini harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh timnas Indonesia jika ingin membangun kembali kekuatan pasca gagal total di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan memiliki performa yang buruk di sepanjang tahun 2025 silam.
Baca Juga
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
Artikel Terkait
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
Hobi
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
Terkini
-
Won Kyu Bin Terpilih Perankan Kim Bong Seok di Moving 2, Disney Buka Suara
-
Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan
-
Sabdo Cinta Angon Kasih: Mengenal Budaya Jawa Lewat Buku Satire Sujiwo Tejo
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Surat Cinta untuk Luka Masa Muda: Mengapa 'Call Me By Your Name' Tetap Membekas?