Wanita adalah makhluk yang dikenal lebih sering melibatkan perasaan dalam menyikapi segala sesuatu. Hal tersebut memang benar, namun tak jarang perilaku tersebut membuat para wanita menjadi lebih sering cemas.
Berdasarkan sebuah penelitian dari Mental Health Foundation, sekitar 74% populasi wanita dewasa di negara Inggris mengalami stres dan kewalahan dengan situasi yang tengah dihadapi saat ini.
Fenomena psikologis yang dialami oleh kebanyakan wanita ini dikenal dengan istilah Worry Ages. Istilah tersebut merujuk pada berbagai kekhawatiran dan perasaan yang akan dirasakan oleh wanita ketika mereka menginjak usia tertentu.
BACA JUGA: 4 Penyebab Mudah Merasa Khawatir yang Jarang Disadari, Kamu Mengalami?
Menurut seorang mentor bernama Tessy Brunches, worry ages terbagi menjadi tiga fase berdasarkan rentang umur. Lantas apa saja yang dikhawatirkan oleh wanita dalam tiga fase tersebut?
Fase 1: Usia 21-34 tahun
Pada fase pertama ini, wanita yang memasuki periode umur 21-34 tahun akan mengkhawatirkan beberapa hal utama dalam hidup mereka yaitu kesehatan mental, masalah karier, dan juga konflik yang muncul dalam pertemanan yang mereka jalani saat ini.
Masalah dalam lingkup karier biasanya berfokus pada tempat kerja dan kemajuan yang bisa diraih dalam pekerjaan mereka. Sementara itu, di sisi lain wanita juga berusaha untuk mempertahankan pertemanan mereka tanpa harus mengorbankan diri sendiri sehingga harus bisa menciptakan batasan dalam hubungan tersebut.
Fase 2: Usia 45-54 tahun
Wanita yang telah memasuki usia 45-54 tahun umumnya lebih sering merasa khawatir tentang hubungan percintaan mereka. Masalah percintaan yang dihadapi oleh para wanita di Inggris termasuk masalah pernikahan, hubungan jangka panjang, hingga kemampuan untuk mempertahankan suatu hubungan di masa depan.
BACA JUGA: 5 Dampak Buruk Selalu Khawatir, Hanya Merugikan Dirimu Sendiri, Lho!
Fase 3: Usia lebih dari 65 tahun
Ketika seorang wanita menginjak usia 65 tahun, mereka akan lebih mengkhawatirkan tentang segala hal yang ada dalam keluarga. Kebahagiaan yang mereka inginkan sesungguhnya adalah anak-anak dan masa depan cucu mereka.
Sementara itu, terlepas dari usia mereka, ada satu faktor yang menjadi sumber kekhawatiran yang dirasakan oleh semua kalangan wanita. Faktor tersebut adalah masalah finansial yang berhubungan dengan uang.
Hal tersebut semakin diperkuat dengan sebuah data survey yang menyebutkan bahwa sekitar 21% wanita muda di Inggris mengalami masalah yang berhubungan dengan finansial. Nah, kira-kira wanita di Indonesia juga mengalami masalah ini tidak ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kartika Coffee, Suguhkan Kedamaian di Tengah Hiruk Pikuk Kota Jombang
-
Punya Pesona Unik, 5 Grup Band Asal Korea Selatan yang Lagi Naik Daun
-
Menikmati Lezatnya Rawon Rosobo di Jombang, Bangkitkan Kenangan Masa Lalu
-
5 Lagu Xdinary Heroes yang Cocok untuk Baby Villains, Yuk Dengerin!
-
5 Idol Kpop yang Dikenal Piawai Bermain Gitar, Sering Bikin Cover Lagu Lho!
Artikel Terkait
-
10 Brand Fashion Wanita Lokal Populer yang Bikin Gaya Makin Kece!
-
Verrell Bramasta Pernah Blak-blakan Suka Tipe Wanita Chindo, Fuji Tak Masuk Kriteria?
-
Bukan Cuma Aturan Pendaftaran, Pramono Diminta Hapus Aturan Batas Usia PJLP yang Dibuat Heru Budi
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
8 Startup Kosmetik Lokal yang Dimiliki Wanita, Kualitasnya Tak Kalah dari Brand Luar
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata