Selama ini wanita di Indonesia mengenal berbagai jenis alat kontrasepsi yang berguna untuk menunda kehamilan pada wanita yang telah menikah. Beberapa jenis alat kontrasepsi yang populer di kalangan masyarakat adalah kondom, pil KB, suntik, dan IUD.
Dari berbagai jenis alat KB yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan di Indonesia, IUD dikenal memiliki kelebihan yang jauh lebih besar dibandingkan alat kontrasepsi lainnya.
Namun sebagian besar wanita Indonesia mengaku bahwa mereka merasa takut untuk memilih IUD sebagai alat kontrasepsi. Alasannya tidak lain karena proses pemasangan IUD yang harus dimasukkan ke dalam rahim.
Tapi jika saat ini kalian tertarik dan ingin memilih IUD sebagai alat kontrasepsi, maka kalian harus menyimak terlebih dahulu informasi penting berikut ini tentang 5 hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakan IUD sebagai alat KB.
Pengertian IUD
IUD merupakan singkatan dari intrauterine device. Menurut artikel Healthdirect, IUD merupakan alat kecil yang akan ditempatkan di uterus dan memiliki fungsi untuk mencegah pembuahan sehingga kehamilan bisa dicegah.
Alat kontrasepsi satu ini akan menahan mobilitas sperma yang berjalan ke dalam rahim. Jika sel sperma tidak bisa menuju tempat sel telur maka tidak akan terjadi pembuahan sehingga tidak akan terjadi kehamilan.
BACA JUGA: Leslar Entertainment Nyaris Bubar, Rizky Billar Siapkan Hal Ini untuk Karyawannya
Efektifitas IUD sebagai alat kontrasepsi
Dibandingkan dengan alat KB lainnya, IUD memiliki efektifitas yang lebih tinggi untuk mencegah proses kehamilan. Menurut artikel Alodokter, peluang IUD dalam mencegah kehamilan mampu mencapai angka 99%. Selain itu pemakaian IUD dinilai sangat ekonomis karena bisa bertahan lama, yaitu sekitar 3-10 tahun.
Jenis-jenis IUD
Saat ini ada dua jenis IUD yang dikenal di dunia medis ada dua yaitu, hormonal IUD dan copper IUD. Menurut Healtdirect, IUD jenis hormonal terbuat dari plastik dan mampu menghasilkan hormon. Cara kerja alat ini adalah, hormon yang dikeluarkan akan menebalkan area mucus yang menjadi gerbang untuk menuju uterus sehingga sel sperma akan tertahan di sana. Sementara itu copper IUD juga terbuat dari plastik namun tidak menghasilkan hormon. Perlu diketahui bahwa jenis IUD satu ini ternyata bersifat toxic terhadap sel sperma.
Keuntungan memakai IUD
Dirangkum dari artikel Halodoc, IUD memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah pemakaiannya lebih efisien, aman digunakan untuk ibu menyusui, tidak berpengaruh terhadap berat badan, tidak menimbulkan efek PMS pada wanita, dan yang terakhir adalah bisa mengurangi risiko penyakit seperti kanker servik hingga kanker rahim.
Efek samping mengguankan IUD
Setiap alat pasti punya kekurangan, begitu juga dengan IUD. Dilansir dari artikel Halodoc, IUD bisa menyebabkan beberapa efek samping yang akan dirasakan oleh penggunanya. Efek samping yang ditimbulkan selama pemakaian IUD antara lain perubahan siklus menstruasi, jumlah darah mens berkurang, dan lebih rentan mengalami kram perut ketika sedang haid.
Nah itulah beberapa hal yang perlu kalian pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memilih IUD sebagai alat kontrasepsi untuk menunda proses kehamilan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kartika Coffee, Suguhkan Kedamaian di Tengah Hiruk Pikuk Kota Jombang
-
Punya Pesona Unik, 5 Grup Band Asal Korea Selatan yang Lagi Naik Daun
-
Menikmati Lezatnya Rawon Rosobo di Jombang, Bangkitkan Kenangan Masa Lalu
-
5 Lagu Xdinary Heroes yang Cocok untuk Baby Villains, Yuk Dengerin!
-
5 Idol Kpop yang Dikenal Piawai Bermain Gitar, Sering Bikin Cover Lagu Lho!
Artikel Terkait
-
5 Deodoran Wanita yang Bikin Tetap Harum Sepanjang Silaturahmi Lebaran
-
5 Parfum Wanita Aroma Segar untuk Silaturahmi Lebaran, Awet dan Tidak Menyengat
-
5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
-
Peringati Hari Wanita Sedunia, Mahasiswi di Aksi Kamisan: Perempuan Masih di Hierarki Terbawah
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
Health
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terkini
-
Terhindar dari Macet dan Polusi: Alasan Mal Jadi Tempat Ngabuburit Paling Nyaman
-
Wajah di Balik Tangis Bayi
-
Review Karier 12 Shio: Kamu Tikus yang Boros atau Naga yang Ambisius tapi Keras Kepala?
-
5 Deodoran Wanita yang Bikin Tetap Harum Sepanjang Silaturahmi Lebaran
-
Jika Kritik Tak Lagi Aman, Ke Mana Arah Demokrasi Indonesia?