Maraknya tindak kekerasan di antara pasangan biasanya terjadi karena hubungan yang tidak berjalan rukun. Meskipun mengaku saling mencintai satu sama lain dan sudah berkomitmen untuk menghabiskan sisa hidup bersama, setiap pasangan perlu melakukan hal-hal yang bisa mempertahankan kerukunan hubungan mereka.
Jangan sampai karena merasa sudah memiliki satu sama lain, pasangan justru jadi saling meremehkan orang yang dicinta. Apalagi kalau sampai terjadi tindak kekerasan akibat keharmonisan hubungan yang sudah memudar.
Agar hubungan tetap sehat dan bahagia, kebanyakan pasangan melakukan 7 kebiasaan di bawah ini.
BACA JUGA: Simak! Inilah 5 Tanda Seseorang Melakukan Curving terhadap Kamu
1. Selalu Mengungkapkan Perasaan
Komunikasi adalah kunci utama dari sebuah kerukunan pada hubungan jenis apapun. Pasangan-pasangan bahagia selalu mengungkapkan perasaan satu sama lain. Mereka tidak membiarkan pasangannya salah paham akan gelagat aneh yang sering kali tiba-tiba terlihat saat suasana hati sedang tak baik-baik saja.
2. Meluangkan Waktu untuk Satu Sama Lain
Benar sekali! Quality time juga sangat penting untuk menjaga hubungan agar tetap berjalan baik. Dengan menghabiskan waktu seharian penuh dan bersenang-senang bersama pasangan, kekhawatiran dan ketakutan yang ada selama jauh dari pasangan bisa sirna.
BACA JUGA: 4 Kebiasaan Wanita yang Selalu Mendapatkan Keinginannya, Kamu Lakukan Juga?
3. Pelajari Love Language Pasangan
Dengan melakukan hal-hal manis yang berdasarkan pada love language pasangan kita, kebahagiaan akan lebih mudah menghampiri. Biasanya love language timbul dari tindakan-tindakan sederhana namun akan terlihat istimewa di mata orang yang love language-nya sesuai dengan kategori tindakan tersebut.
4. Saling Mendengarkan
Jangan menjadi orang yang egois. Kamu harus lebih sering mendengarkan pasanganmu dan memahami perasaannya. Kalau dua-duanya mau mendengarkan dan memahami satu sama lain, kebahagiaan yang didambakan tentu akan tercapai.
BACA JUGA: 6 Rutinitas Malam yang Bisa Membuat Pagimu Berawal Semangat, Segera Terapkan!
5. Tentukan Tujuan Bersama
Akan lebih menyenangkan kalau kamu dan pasanganmu memiliki tujuan besar yang ingin diwujudkan bersama. Komunikasi akan menjadi lebih baik, waktu yang dihabiskan bersama pun akan terasa sangat berharga. Pasanganmu adalah bagian dari dirimu juga. Maka tentukanlah cita-cita untuk dicapai bersama seolah kamu sedang merangkai impian untuk dirimu sendiri.
Itu dia lima hal yang dilakukan pasangan-pasangan bahagia yang patut kamu tiru agar hubunganmu terhindar dari tindak kekerasan. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Taecyeon 2PM Dikabarkan Akan Menikah Bulan April, Agensi Beri Tanggapan
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Manon KATSEYE Umumkan Hiatus Sementara Waktu
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
-
Duet Maut Member IVE: Gaeul dan Rei Terpilih Jadi MC M Countdown
-
CORTIS Konfirmasi Comeback Bulan April, BIGHIT Sebut Persiapan Intensif
Artikel Terkait
-
5 Tanda Pria Husband Material, Si Paling Calon Suami Idaman
-
Tes Psikologi: Ingin Tahu Seberapa Bijaksana Diri Anda? Gambar yang Dilihat Pertama akan Ungkap Semuanya
-
4 Zodiak Ini Enggan Punya Komitmen Hubungan Sampai Takut Menikah
-
Duh bikin Iri! Terinspirasi Kisah Cinta Rasulullah SAW, Ini Panggilan Sayang Sabda Ahessa ke Wulan Guritno
-
Simak! Inilah 5 Tanda Seseorang Melakukan Curving terhadap Kamu
Lifestyle
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Rezeki Nomplok di Depan Mata, 3 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Besar di 2026
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Jajanan Korea Favorit untuk Buka Puasa, Manis dan Menggoda Selera
Terkini
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang