Hidup dan permasalahan seolah menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Selama masih hidup, pasti akan ada masalah yang terus datang menghampiri. Namun, masalah juga mampu mendewasakan seseorang sebab mental ikut tertempa makin kuat.
Saat mengalami masalah, tidak jarang orang akan membutuhkan nasihat dari sekitar. Sayangnya, nasihat tersebut tidak selalu bisa segera diberikan, terlebih dalam empat kondisi berikut ini. Tahan diri dulu, ya.
1. Emosi sedang meledak-ledak
Orang yang emosinya masih meledak-ledak akibat terpaan masalah pantang segera diberi nasihat. Pasalnya, kondisi mentalnya belum stabil karena masih dikuasai emosi negatif, seperti marah, kecewa, atau sedih yang teramat dalam.
Jika memaksakan untuk memberi nasihat, maka semua akan sia-sia. Dia mungkin belum bisa mencerna ucapanmu atau malah semakin marah karena nasihatmu terdengar menggurui. Baiknya tunggu sampai emosinya surut dan bisa diajak bicara dengan kepala dingin.
2. Saat perut sedang lapar
Sudah jadi hal yang lumrah dalam hidup kalau perut kosong akan sulit mencerna apa pun. Bukan hanya kehilangan fokus, rasa lapar juga memicu emosi berlebihan yang sebenarnya sepele tapi malah jadi berabe.
Sebesar apa pun masalahnya dan sebutuh apa pun dia untuk dinasihati, tunda dulu. Biarkan dia mengatasi rasa laparnya lebih dulu agar bisa mencerna pembicaraan serius yang membutuhkan fokus dan ketenangan berpikir.
BACA JUGA: 3 Nasihat tentang Kesuksesan yang Belum Tentu Benar untuk Hidup Kita
3. Tidak meminta saran atau masukan
Pantang bagimu memberi nasihat jika orang yang bersangkutan tidak meminta bantuan. Bahkan jika niatmu merupakan bentuk kepedulian, baiknya tahan diri dan tunggu sampai dia meminta saran lebih dulu tanpa kamu berusaha usik dengan tawaran bantuan.
Pasalnya, saran yang hadir tanpa diminta berpotensi dianggap sebagai niat mencampuri urusan pribadi. Bahkan kamu bisa dituding melanggar batasan privasi seseorang. Jangan sampai niat baikmu disalahartikan.
Kamu juga wajib menghargai keinginannya untuk menyelesaikan semua sendiri dulu. Menahan diri juga bentuk menghargai dirimu sendiri agar tidak diusik dengan anggapan mencampuri masalah orang lain.
4. Tidak dalam kondisi yang mampu memberi saran
Tidak kalah penting, sebelum memberi nasihat pada orang lain baiknya ukur dulu kemampuan diri sendiri. Jangan sampai keinginan membantu tidak dibarengi dengan pengetahuan yang mumpuni untuk memberi nasihat yang positif.
Sebab, sekadar niat baik saja tidak cukup untuk mendatangkan solusi. Jika memang merasa tidak bisa memberi nasihat yang baik, lebih baik diam. Dia sudah cukup rumit dengan masalahnya, jadi jangan tambah lagi dengan nasihatmu yang kurang tepat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang
-
Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Kapan Nikah? Bukan Sekadar Basa-basi, Melainkan Beban Ekspektasi Tak Kasat Mata
Artikel Terkait
-
Selain Mastitis, Ini 3 Masalah yang Rentan Dialami oleh Ibu Menyusui
-
4 Tanda yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Emotionally Unavailable
-
Pencernaan Bermasalah? Ini Ramuan Penawarnya dari Dr Zaidul Akbar, Simpel Hanya 4 Bahan
-
Dewi Perssik Emosi Dijodoh-jodohkan dengan Rian Ibram: Gue Waras
-
Mengenal Fantasi Seks dan Fetish: Apa Perbedaannya?
Lifestyle
-
Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap
-
5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
-
Oppo Find X10 Siap Debut 22 September: Flagship dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?
-
Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah
Terkini
-
Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut
-
Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Pemda Bakal Punya 'Gunung Uang' Baru atau Malah Kalap Belanja
-
Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir
-
Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan
-
Review Film Resident Evil: Sebuah Adaptasi Terbaik dari Waralaba Gim Horor