Kolesterol merupakan kompenen lemak yang diproduksi oleh hati dan diperlukan tubuh. Sayangnya, konsumsi kolesterol yang didapat dari makanan perlu dibatasi agar tidak berlebihan hingga berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.
Jumlah konsumsi harian tidak boleh melebihi 200 mg demi mengurangi risiko penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan obesitas. Demi menjaga kadar kolesterol tetap normal, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi beberapa jenis asupan pemicunya.
Pasalnya, beberapa makanan dan minuman yang terkenal enak di lidah malah memicu naiknya kadar kolestrol dalam tubuh. Menyadur dari laman Alodokter dan Hellosehat, berikut lima makanan dan minuman enak yang berpotensi menyebabkan kadar kolesterol meningkat.
1. Makanan cepat saji
Hampir sebagian besar orang menyukai makanan cepat saji, mulai dari pizza sampai burger. Sayangnya, kelezatan di lidah malah diiringi dengan risiko penurunan kesehatan. Junk food mengandung sekitar 85ā180 mg kolesterol per sajian. Jumlah ini belum ditambah dengan minuman soda dan kentang goreng yang pastinya akan menambah kadarnya.
2. Es krim
Ada yang mengira jika es krim masuk daftar sajian penyebab kolesterol? Ternyata kandungan kolesterol dalam satu cup es krim melebihi burger atau donat, lho. Padahal es krim kerap dijadikan menu pencuci mulut yang digemari semua kalangan. Mengurangi konsumsi es krim akan jauh lebih bijak demi investasi kesehatan.
BACA JUGA: 4 Alasan Urgensial Anak Muda Harus Melek Digital, Generasi Sekarang Wajib Bisa Jadi Solusi
3. Steak daging sapi
Daging sapi jadi salah satu sumber kolesterol yang cukup tinggi, terlebih jika dikonsumsi bersama lemaknya. Dalam sepotong daging sapi tanpa lemak saja sudah terkandung sekitar 300 mg kolesterol. Jika ingin membatasi konsumsi daging, bisa diganti dengan daging domba yang kadungan kolesterolnya masih di kisaran 100ā150 mg.
4. Seafood
Seafood atau makanan laut kerap masuk daftar sumber makanan tinggi kolesterol. Salah satunya lobster, yang dalam setiap 100 gr terkandung sekitar 70 mg kolesterol. Jika ingin mengomsumsi makanan laut, akan lebih bijak memilih ikan sebagai gantinya dan diolah dengan cara direbus atau dikukus.
BACA JUGA: 3 Shio yang Diprediksi Punya Peruntungan Buruk di Tahun Kelinci Air 2023
5. Susu sapi
Susu sapi memiliki kandungan lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol. Terlebih jika dikonsumsi setiap hari, sudah pasti kandungan lemak jenuh dalam tubuh akan meningkat. Pasalnya, dalam satu gelas susu terdapat sekitar 146 kalori, 5 gram lemak jenuh, dan 24 mg kolesterol.
Jika masih ingin mengomsusi susu sapi, pilihlah jenis susu rendah lemak. Atau boleh juga diganti dengan susu kedelai atau susu almond yang rendah kandungan lemak jenuhnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis