Pernahkah kamu mendengar istilah 'Hustle Culture'? Mungkin istilah ini cukup asing. Namun, kamu pasti pernah mendengar istilah 'gila kerja'.
Secara bahasa, 'hustle' memiliki arti tindakan paksaan, persuasi yang kuat, dan tergesa-gesa. Sedangkan 'culture' artinya budaya, kebiasaan, atau keseharian.
Dengan demikian, hustle culture dapat diartikan sebagai sebuah tindakan bekerja terlalu keras hingga melewati batas dan memaksakannya ke diri sendiri, hingga tanpa sadar menjadi sebuah gaya hidup. Nama lain untuk istilah ini adalah 'gila kerja' atau 'workaholic'.
BACA JUGA: Mau Jadi Affiliator? Ini 5 Tips Bagi Pemula agar Banyak Dilirik Pembeli
Hustle culture sendiri berbeda dengan makna kerja keras. Hustle culture akan membuat seseorang tidak lagi memiliki waktu luang untuk diri sendiri karena waktunya dihabiskan hanya untuk bekerja. Kerja keras tetap memberikan kesempatan kepada seseorang untuk beristirahat dan menikmati hidup.
Dikutip dari postingan instagram @studiodjiwa, sikap hustle culture dapat membawa dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, loh!
Dampak negatif terhadap kesehatan fisik
Beberapa dampak negatif dari hustle culture terhadap kesehatan mental antara lain meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan cerebrovaskular, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, meningkatkan risiko fibrilasi atrium, hingga meningkatkan risiko cedera saat bekerja.
BACA JUGA: 5 Tanda Bahwa Kamu Nyaman dengan Kesendirian, Kamu Merasakan Ketenangan
Dampak negatif terhadap kesehatan mental
Beberapa dampak negatif dari hustle culture terhadap kesehatan mental antara lain memicu depresi dan kecemasan. Bekerja terlalu lama dan tanpa jeda juga dapat memicu terjadinya kecemasan berlebihan dan tingkat stres yang parah. Pikiran seorang workaholic tidak lagi seimbang karena terus menerus memikirkan pekerjaannya.
Tips menghilangkan Hustle Culture
Lantas, bagaimana cara menghilangkan kebiasaan workaholic yang tidak baik ini? Dikutip dari sumber yang sama, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi hustle culture.
1. Mengubah pola pikir
Tips pertama adalah dengan mengubah pola pikir. Jadikan bekerja sebagai bagian dari hidup, bukan pusat segalanya. Dunia tidak akan berakhir jika kamu mengambil jeda untuk istirahat.
BACA JUGA: Cancer Terdepan, Ini 4 Zodiak yang Lebih Memilih Bekerja di Alam Terbuka
2. Selesaikan pekerjaan tepat waktu
Kamu harus pandai mengatur waktu. Atur waktu yang jelas antara kapan harus bekerja dan kapan harus beristirahat. Hidup yang sehat adalah hidup yang seimbang dalam segala aspek.
3. Berhentikan membandingkan diri sendiri
Terkadang, sikap workaholic atau gila kerja bisa datang karena kebiasaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Hentikan kebiasaan ini, setiap orang punya porsi sukses masing-masing.
Itulah beberapa hal mengenai hustle culture yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
7 Buku yang Dibaca Juhoon Cortis, Seleranya Mencakup Semua Genre!
-
Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya
-
Dari Viral ke Layar Lebar: 4 Fakta Film Baby Udon yang Bikin Sesak
-
Dari Misteri hingga Klasik, Ini Deretan Novel yang Jadi Teman Bacaan Para Idol K-Pop
Artikel Terkait
-
4 Tips Atasi Badmood di Tempat Kerja setelah Libur Lebaran, Auto Semangat!
-
Pergeseran Gaya Hidup Sebabkan Kematian Akibat Penyakit Jantung Terus Meningkat, Begini Cara Atasi Risikonya
-
3 Cara Sederhana Menumbuhkan Rasa Percaya Diri, Kalian Wajib Tahu!
-
4 Tips Menghemat di Usia 20-an, Ketahui Kebutuhan Bukan Pelit
-
Faktor Genetik atau Gaya Hidup? Simak 2 Penyebab Terjadinya Ejakulasi Dini Menurut Dokter Boyke
Lifestyle
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
5 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Tidak Mudah Rusak
-
4 Serum Tea Tree Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi untuk Cegah Breakout
Terkini
-
Diundur Sebulan, Sony Pictures Jadwalkan The Nightingale Rilis Maret 2027
-
Lolos dari Swiss, Argentina Wajib Sempurna saat Lawan Inggris di Semifinal
-
Terkuak! Ini Sederet Tanda Kehancuran Hubungan IU dan Lee Jong Suk Sebelum Resmi Putus
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
Euforia Kelulusan: Mengapa Perayaan Boleh, Tapi Penggunaan Gelar Harus Ditahan?