Setiap manusia pastinya pernah berbuat salah. Masing-masing dari kita pastinya juga pernah dilukai dan melukai. Sudah sepatutnya kita memaafkan apabila ada ada seseorang yang berbuat salah lalu berusaha untuk meminta maaf pada kita. Memang praktiknya untuk bisa memaafkan seseorang tak seindah teorinya.
Kadangkala memafkan seseorang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, terutama jika seseorang tersebut amat sangat melukai hati dan juga perasaan kita serta melakukan kesalahan yang amat sangat fatal. Walaupun demikian, kita juga harus tetap berusaha untuk bisa melapangkan hati dalam proses menghadirkan sebuah maaf.
Caranya dapat dimulai dengan cara mengedepankan sikap-sikap berikut ini:
1. Welas Asih
Saat memberikan sebuah maaf masih terlalu sulit untuk kamu lakukan, maka cobalah untuk bersikap welas asih. Welas asih adalah salah satu perasaan sayang dan juga empati yang diikuti dengan keinginan guna meringankan penderitaan orang lain.
Saat perasaanmu masih terlalu sulit untuk sekadar mengurai atau diringankan, maka kamu bisa mencoba untuk mengedepankan sikap welas asih ini supaya deritamu juga dapat berkurang sedikit demi sedikit.
2. Berterima Kasih pada Diri Sendiri
Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan ialah cobalah untuk memeluk kembali dirimu dan ucapkan terimakasih karena telah berusaha dengan semaksimal mungkin dalam memaafkan. Pada dasarnya hatimu lebih luas dan juga kuat daripada yang kamu duga sebelumnya.
Cobalah untuk menghadirkan rasa terima kasih pada diri sendiri yang telah berusaha untuk tetap bertahan sebaik mungkin hingga saat ini.
Memang rasanya seakan hidup kita sangat terpuruk saat disakiti dan juga dilukai oleh orang lain, tetapi bukan berarti kamu harus terus-menerus meratapi keadaan yang ada kan? Karena pada dasarnya hatimu jauh lebih tangguh dari yang kamu kira sebelumnya.
3. Berdamai dengan realitas
Seseorang yang sudah melukai hatimu mungkin saja tidak secara langsung akan berubah menjadi lebih baik.
Kadang-kadang seseorang yang telah melukai hati dan juga perasaanmu tak lantas langsung menyesali perbuatannya begitu saja. Oleh sebab itu, cobalah untuk menyikapi hal tersebut dengan berusaha berdamai.
Kamu tidak dapat mengontrol respons dan juga perasaan orang lain, dan ini memanglah harus kamu terima. Yang dapat kamu kontrol ialah responsmu sendiri terhadap situasi dan juga kondisi yang ada.
Justru hatimu dapat terasa lebih mudah untuk memaafkan ketika kamu sudah bisa untuk berdamai dengan realitas yang ada.
Nah, itulah tadi beberapa sikap lapang dada yang bisa kamu coba agar lebih mudah untuk memaafkan seseorang yang sudah melukai hati dan perasaanmu, semoga bermanfaat ya.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
TAKIS: Kecewa Boleh, Dendam Jangan! Ini Cara Ampuh Memaafkan dan Move On
-
Sampul Buku 'Hapitamus: Boneka Ralph,' Ajarkan Anak untuk saling Memaafkan
-
Prabowo Ngintip dari Jendela Kelas saat Tinjau MBG, Sikapnya Dibandingkan dengan Wapres: Coba Kalau Gibran...
-
Aksi Sigap Seskab Mayor Teddy Dampingi Presiden Prabowo Bikin Salfok, Muter-Muter Tangan Kode Keamanan atau Mau Ngulek?
-
Diajak Ngobrol Guru, Sikap Gibran Lihat ke Atas Tuai Kritik: Mana Sopan Santunnya?
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan