"Ngidam" adalah fenomena yang sering dikaitkan dengan kehamilan, di mana ibu hamil memiliki keinginan terhadap makanan, minuman atau keinginan tertentu yang tidak biasa. Meskipun banyak orang menganggapnya sebagai hal yang lumrah, ada beberapa fakta tentang "ngidam" yang menarik untuk dipelajari.
1. Tidak ada dasar ilmiah
Meskipun "ngidam" merupakan pengalaman lazim bagi banyak wanita hamil, tidak ada penjelasan ilmiah tentang sebab musababnya. Beberapa ahli kandungan berpendapat bahwa perubahan hormonal selama kehamilan dapat mempengaruhi selera makan, sementara yang lain percaya bahwa faktor psikologis atau budaya juga berperan. Namun, tidak ada penelitian yang meyakinkan yang dapat menjelaskan secara pasti mengapa "ngidam" terjadi.
2. Tidak semua "ngidam" aman
Banyak wanita hamil mengidam makanan yang sehat dan aman, seperti buah-buahan atau sayuran. Namun, ada juga yang mengidam makanan yang tidak sehat atau tidak biasa, seperti es batu, tanah liat, atau deterjen. Mengonsumsi makanan atau bahan-bahan yang tidak aman ini dapat menyebabkan masalah kesehatan, baik bagi ibu maupun janin yang dikandungnya.
3. Dipengaruhi oleh Budaya
"Ngidam" adalah fenomena yang sangat dipengaruhi oleh budaya. Di beberapa tempat, bahkan ada kepercayaan jika ibu hamil tidak dipenuhi keinginan "ngidam"-nya, bayi yang dikandungnya akan mengalami kelainan atau masalah kesehatan. Hal ini tentu menciptakan tekanan psikologis pada ibu hamil untuk memenuhi keinginan makanan yang tidak biasa atau sulit didapatkan.
4. Efek psikologis
Jika perempuan mengalami "ngidam", ternyata bisa memengaruhi kesehatan mental ibu hamil. Jika keinginan "ngidam" tidak terpenuhi, ibu hamil dapat merasa gelisah, cemas, atau frustasi.
Selain itu, tekanan dari budaya atau lingkungan sekitar yang mengharuskan memenuhi keinginan "ngidam" juga rentan menyebabkan stres yang berlebihan. Dalam beberapa kasus, tekanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental ibu hamil.
5.Perlunya dukungan
Para ibu hamil yang mengalami "ngidam" membutuhkan dukungan dan pemahaman dari orang-orang di sekitarnya. Komunikasi terbuka dengan pasangan, keluarga, dan tenaga medis sangat penting agar ibu hamil dapat mengungkapkan keinginan "ngidam"-nya dengan aman dan mendapatkan dukungan yang tepat.
Itulah lima fakta tentang ngidam yang perlu dipahami oleh semua berdasarkan sumber dari tulisan Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics. "Food cravings and aversions during pregnancy: Influence of nutritional status" di situs Jandonline.org.
Dengan memahami uraian di atas semoga setiap orang terhindar dari segala bentuk stigma dan mitos. Oleh karenanya, fenomena "ngidam" ini sangat wajar jika tidak bisa dipahami secara ilmiah.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
-
5 Efek Samping Tambal Gigi yang Perlu Anda Ketahui
-
5 Manfaat Cabai Rawit untuk Kesehatan, Bantu Cegah Kanker
-
Waktu Sholat Dzuhur Wanita di Hari Jumat, Harus Menunggu Laki-Laki Jumatan?
-
Puluhan Orang Terindikasi Suspek Wabah Anthrax di Gunung Kidul, Virus Apa Ini?
-
Jelaskan Kondisi Kesehatan Cak Nun, Novia Kolopaking: Doakan Semoga Segera Pulih
Lifestyle
-
Kulit Anti-Stres! Inilah 4 Face Mist Sea Water yang Ampuh Menenangkan Wajah
-
6 Eyeliner Smudgeproof di Bawah Rp50 Ribu: Bebas Transfer, Anti Bleber!
-
Ringan dan Terjangkau! 5 Moisturizer Ini Cocok untuk Semua Jenis Kulit Remaja
-
5 Pilihan HP Kamera Zoom Terbaik 2026, Bidik Jarak Jauh Tanpa Blur
-
5 TWS Suara Paling Jernih 2026, Detail Musiknya Bikin Nagih
Terkini
-
5 Drama Korea dari Byeon Woo-seok, Populer Ada Lovely Runner!
-
Batasan Pertemanan Lawan Jenis: Masih Relevankah di Tengah Era Kebebasan Saat Ini?
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Review Drama Korea As You Stood By: Sulitnya Keluar dari Hubungan Toxic