Menjalani kehidupan di dunia tentu tidak lepas dengan interaksi kepada orang lain. Ada kalanya kita harus membutuhkan kehadiran orang dalam kehidupan kita, namun perlu kamu juga ingat bahwa akan ada waktu dan kondisi kamu perlu juga mementingkan diri sendiri alias egois.
Egois atau egoistis adalah keinginan untuk mementingkan diri sendiri. Umumnya, sifat yang satu ini digolongkan sebagai sifat buruk manusia. Namun, ada situasi-situasi tertentu dimana kita perlu menjadi egois. Situasi apa saja itu?
Menyadur dari akun instagram @meaningful.me, berikut ini setidaknya ada lima situasi kami berhak mementingkan diri sendiri atau bersifat egois.
1. Kehadiranmu hanya dimanfaatkan orang lain secara terus-menerus
Bermanfaat bagi orang lain bukan berarti membiarkan diri untuk selalu dimanfaatkan. Kalau sudah diperalat secara terus-menerus tentu bukan hal yang baik. Kamu harus berani berkata "tidak" dan menghapus kata "segan" dari kamus hidupmu jika memang kebaikan kamu dimanfaatkan secara berlebihan.
2. Pendapat yang kamu sampaikan secara baik-baik tidak dihargai
Kamu memiliki hak menyampaikan pendapat meski orang lain tidak wajib menerimanya. Tapi, tidak menerima bukan berarti tidak wajib mengapresiasi. Sebab, meski tidak dijadikan sebagai keputusan akhir, setiap pendapat memiliki hak untuk dihargai. Apabila pendapat kamu tidak pernah dihargai lagi, menjadi egois bukan hal salah untuk kamu ambil.
BACA JUGA: 6 Tips Detox Rumah, Ciptakan Ruang Harmonis dengan Energi Positif!
3. Butuh waktu me time
Terlepas akan dilabeli ekstrovert, introvert, maupun ambivert, kamu pasti butuh waktu untuk sendiri. Biasanya, hal itu terjadi saat kamu dalam fase down, maupun saat kamu ingin introspeksi diri. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga jika me time tersebut dilakukan untuk fokus melakukan sesuatu. Nah, jika memang kamu butuh waktu untuk menyendiri, lakukanlah. Kamu berhak bersifat egois untuk memprioritaskan dirimu.
4. Nuranimu bertentangan dengan keadaan
Kamu boleh kok bersikap egois saat keadaan yang kamu hadapi bertentangan dengan hati nurani. Sebab, jika kamu memaksakan untuk tetap mengikuti keadaan, yang ada aktivitas sedang kamu kerjakan justru menjadi tidak maksimal.
5. Terjebak di hubungan beracun
Kalau kamu merasa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat, kamu berhak egois demi kebahagiaan kamu sendiri. Jangan pernah takut mengambil keputusan yang membuat kamu bisa bahagia. Karena hidupmu adalah tanggungjawab kamu, jangan sampai orang lain yang mengontrol kehidupanmu.
Nah, itulah situasi-situasi yang dimana kamu berhak mementingkan diri sendiri atau bersifat egois. Bersifat egois tentunya adalah kondisi yang benar-benar bisa membuat hidupmu bahagia, bukan bersifat egois yang malah merugikan kamu maupun orang lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Super Iconic, 4 OOTD Grungy Hip Hop ala Woojin LNGSHOT yang On Point!
-
Intip Bocoran iPhone 18 Pro, Hadir dengan Face ID di Bawah Layar dan Chip A20 Pro 2nm
-
5 Rekomendasi Makeup Palette Under 100K, Multifungsi dan Ramah di Kantong
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
Terkini
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC