Bahasa cinta adalah cara yang unik bagi setiap individu untuk menyatakan dan menerima kasih sayang. Salah satu dari lima bahasa cinta yang diidentifikasi oleh Gary Chapman adalah "Menerima Hadiah." Sayangnya, terkadang konsep ini bisa salah dipahami atau bahkan disalahartikan oleh beberapa orang.
Mari kita lihat lebih dekat tentang apakah bahasa cinta "Menerima Hadiah" sering dikira sebagai tindakan yang matre, dan bagaimana fakta-faktanya yang disadur dari Mindbodygreen.com.
1. Bahasa Cinta yang Dikaitkan dengan Perhatian
"Menerima Hadiah" bukanlah tentang permintaan atau tuntutan untuk mendapatkan barang-barang mewah. Ini lebih tentang pemberian perhatian dan usaha untuk menyenangkan pasangan atau orang yang dicintai melalui tindakan memberikan hadiah. Ini bisa berupa hal-hal sederhana yang mencerminkan perhatian dan pemikiran, bukan sekadar nilai material.
2. Bukan Tentang Materialisme
Salah satu kesalahpahaman umum adalah menganggap individu dengan bahasa cinta ini sebagai orang yang materialistis atau matre. Namun, sebenarnya, mereka yang memiliki bahasa cinta "Menerima Hadiah" lebih menghargai makna di balik hadiah daripada nilai finansialnya. Pemberian hadiah adalah cara bagi mereka untuk merasakan kasih sayang dan perhatian dari pasangan mereka.
3. Tidak Selalu Harus Mahal
Tidak semua hadiah harus mahal atau mewah. Bahkan hadiah yang sederhana, seperti sebuah catatan manis, bunga liar yang dipetik, atau makan malam romantis di rumah, bisa menjadi bentuk bahasa cinta ini. Yang penting adalah pemikiran dan usaha yang diinvestasikan dalam hadiah tersebut.
4. Menunjukkan Kepedulian dan Pemahaman
Dalam konteks hubungan yang sehat, bahasa cinta "Menerima Hadiah" adalah cara untuk menunjukkan kepada pasangan bahwa kita memperhatikan apa yang mereka sukai dan butuhkan. Ini adalah bentuk penerimaan dan penghargaan atas siapa mereka dan apa yang mereka berikan dalam hubungan.
5. Pentingnya Komunikasi Terbuka
Untuk menghindari kesalahpahaman, komunikasi terbuka sangat penting. Pasangan perlu saling berbicara dan memahami makna di balik bahasa cinta masing-masing. Jika seseorang memiliki bahasa cinta "Menerima Hadiah," pasangan harus tahu bahwa ini bukan tentang kemewahan, melainkan tentang penghargaan dan perhatian.
Jadi, apakah bahasa cinta "Menerima Hadiah" sering dikira sebagai tindakan yang matre? Jawabannya sebenarnya adalah tidak. Ini adalah cara yang sah dan bermakna untuk menyatakan kasih sayang dalam suatu hubungan.
Namun, seperti semua bahasa cinta lainnya, penting bagi pasangan untuk saling memahami dan menghormati preferensi satu sama lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kuliah di Luar Negeri Tanpa Ribet Syarat Prestasi? Cek 6 Beasiswa Ini!
-
Jangan Sembarangan! Pikirkan 5 Hal Ini sebelum Pasang Veneer Gigi
-
6 Beasiswa Tanpa Surat Rekomendasi, Studi di Luar Negeri Makin Mudah
-
Belajar dari Banyaknya Perceraian, Ini 6 Fase yang Terjadi pada Pernikahan
-
Tertarik Kuliah di Luar Negeri Tanpa TOEFL/IELTS? Simak 5 Beasiswa Ini!
Artikel Terkait
-
Karier Dita Karang di Secret Number Berakhir: Simak Perjalanan Panjangnya Jadi Idol K-Pop!
-
CEK FAKTA: Kagum dengan Islam, Kim Jong Un Kunjungi Indonesia
-
CEK FAKTA: Pagar Laut dari Bambu Diganti Beton
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Lowongan PPNPN untuk Seluruh Indonesia?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
Tarif Baru AS: Pukulan Telak bagi Ekspor Indonesia?
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa