Kabupaten Malang memang tidak pernah kehabisan destinasi wisata menarik. Di antara deretan pantai, gunung, dan wisata alam lainnya, ada satu nama yang selalu hidup dalam ingatan masyarakat Jawa Timur: Wendit.
Kini, ikon wisata legendaris itu hadir kembali dengan konsep baru yang lebih segar melalui New Wisata Wendit, sebuah kawasan wisata air modern yang menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan konservasi dalam satu ruang ramah keluarga.
- Berlokasi di Jl. Raya Wendit Timur, Lowoksoro, Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154.
- Buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB.
Kehadirannya bukan sekadar revitalisasi fisik, melainkan juga revitalisasi makna: Wendit tidak lagi hanya pemandian, melainkan ruang rekreasi terpadu untuk semua generasi.
Harga Tiket Masuk dan Fasilitas
Tiket Reguler – Rp20.000
- Tiket masuk
- Kiddy Pool
- Fantasy Pool
- Kolam Arus
Terusan Waterboom – Rp35.000
- Tiket masuk
- Kiddy Pool
- Fantasy Pool
- Kolam Arus
- Waterboom
Terusan Wahana – Rp100.000
- Tiket masuk
- Kolam renang
- Semua wahana permainan (kecuali flying fox, kuda tunggang, dan perahu)
Catatan: Harga berlaku Februari 2026, dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.
Fasilitas yang tersedia sudah cukup lengkap untuk memberikan pengalaman wisata yang utuh. Area kolam anak, wahana permainan, hingga wahana modern berbasis teknologi sudah bisa dinikmati pengunjung. Ada juga musala, toilet, hingga area duduk yang dapat diakses umum.
Konsep Baru: Hiburan, Edukasi, dan Konservasi
New Wisata Wendit mengusung konsep wisata terpadu. Tidak hanya sekadar tempat bermain air, tetapi juga ruang pembelajaran dan interaksi. Anak-anak tidak hanya berenang, tetapi juga belajar mengenal lingkungan, satwa, dan nilai konservasi. Orang dewasa tidak hanya berekreasi, tetapi juga menikmati ruang terbuka yang tertata dan nyaman.
Harga Tiket Wahana (Satuan)
- Waterboom: Rp20.000
- Virtual Reality: Rp20.000
- Mokibana Slide: Rp20.000
- Starzip: Rp20.000
- UFO Party: Rp20.000
- Simulator Racing: Rp20.000
- Dreamy Pony: Rp15.000
- Zupiter: Rp15.000
- Perahu: Rp15.000
- Kuda Tunggang: Rp25.000
- Flying Fox: Rp25.000
- Bumpy Racer: Rp20.000
- Sky Wings: Rp20.000
- Infinity Coaster: Rp20.000
- Bumper Boat: Rp20.000
Jejak Sejarah yang Tetap Hidup
Wendit bukan wisata biasa. Tempat ini memiliki nilai historis panjang. Konon, pemandian alaminya sudah dikenal sejak zaman Belanda, bahkan disebut-sebut telah ada sejak masa Kerajaan Mataram. Kolam alaminya terbentuk dari pergeseran Gunung Widodaren, menjadikannya sumber air alami yang unik dan sarat nilai sejarah.
Setelah revitalisasi, identitas lama Wendit tidak dihapus. Patung-patung bermotif monyet tetap dipertahankan, begitu pula populasi kera liar yang menjadi ciri khas kawasan ini. Kini Wendit dikelola dalam lingkungan yang lebih tertib, aman, dan terkontrol. Inilah yang membuat New Wisata Wendit terasa modern tanpa kehilangan roh sejarahnya. Jika biasanya jejak sejarah identik dengan tempat yang horor dan seram, maka Wendit telah berdamai sejak lama dan hadir dengan wajah baru yang ramah.
Lebih dari Sekadar Wisata Air
New Wisata Wendit bukan hanya tempat berenang. Tempat ini adalah ruang rekreasi lintas generasi. Tempat anak-anak bermain, remaja bersenang-senang, dan orang tua bernostalgia.
Revitalisasi ini menjadikan Wendit bukan sekadar ikon masa lalu, melainkan juga simbol transformasi wisata Malang ke arah yang lebih modern, edukatif, dan berkelanjutan. Kombinasi ini menjadikan Wendit sebagai destinasi wisata keluarga yang tidak monoton. Ada unsur bermain, eksplorasi, hingga edukasi.
Dengan konsep baru yang lebih tertata, fasilitas yang terus berkembang, serta harga yang relatif terjangkau, New Wisata Wendit berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan di Malang Raya. Bukan hanya destinasi liburan, melainkan juga ruang pertemuan antara sejarah, hiburan, dan masa depan pariwisata keluarga. Jadi, jika ke Malang, jangan lupa singgah ke destinasi tua ini, ya!
Baca Juga
-
15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia
-
Mengatur Napas, Menata Diri: Mengenal Ilmu Pernapasan Meditasi Leung Fung
-
Kehidupan Setelah Wisuda, Mengapa Dunia Tiba-Tiba Terasa Sepi?
-
Jurnalis Perang Memburu Kebenaran: Menyelami Misteri Deadline Sandra Brown
-
Dari Kertajati hingga IKN: Mengapa Bangunan Megah Sering Berakhir Menjadi Beban Negara?
Artikel Terkait
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Eksotika dan Keseruan Glamping di Lembah Bromo Malang
-
Mau Intimate Dinner di Malam Valentine? Ini 4 Rekomendasi Tempat Kencan Romantis di Kota Malang
-
9 Jadi 10! Promo Bukber Unik di Ibis Styles Malang Yang Wajib Dicoba
-
Warung Mekar Jaya, Menikmati Gurihnya Nasi Genjes Khas Kota Malang
Ulasan
-
Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan
-
Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes
-
Drama The Devil Judge, Topeng Keadilan di Tengah Konspirasi Elite Politik
-
Ulasan Novel Special Order, Menyeduh Asmara di Antara Kepulan Asap Restoran
-
Estetika Prosa Liris dan Hegemoni Masa Lalu dalam Kumpulan Prosa Madre
Terkini
-
5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas
-
Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir
-
Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?
-
3 Moisturizer Gel Probiotik Buat Kulit Berjerawat: Bantu Rawat Skin Barrier
-
Taman Hiburan 'Dragon Ball Z' Siap Dibangun di Paris