Memiliki banyak jadwal yang berbeda-beda yang memungkinkan kamu untuk mencari banyak pakaian yang sesuai dengan hal yang akan kamu lakukan. Banyak orang yang memilih untuk membeli baju baru hanya untuk satu acara saja, lantas jika ada lima acara berarti harus beli lima baju?
Membeli baju baru saat ada acara tertentu mungkin memang dianggap lumrah bagi sebagian orang, terutama wanita. Namun, kamu bisa mengenakan baju yang itu-itu saja tapi terkesan berbeda lho. Sederhananya, kamu harus mempelajari tentang mix and match pakaian yang baik.
Entah untuk acara formal atau non-formal, kamu tentu pernah mendengar istilah capsule wardrobe bukan? Isi dari lemari ini adalah pakaian dengan warna yang basic, menyesuaikan dengan kegemaranmu, jadi walaupun pakaiannya sama namun bisa menjadi look yang berbeda.
BACA JUGA: 3 Cara Menata Ulang Pakaian dengan Capsule Wardrobe
Jadi, kamu tidak perlu sampai harus menumpuk banyak pakaian yang hanya dipakai sekali. Untuk memadupadankan pakaian di capsule wardrobe, kamu bisa beli pakaian dengan harga yang cukup pricey karena kualitasnya bisa bertahan lama.
Lalu bagaimana cara padu padankan pakaian di capsule wardrobe? Begini caranya dilansir dari Byrdie sebagai berikut:
1. Pilih item favorit
Tidak harus hanya pakaian, dalam capsule wardrobe juga bisa kamu isi dengan perhiasan juga yang biasa kamu pakai. Dalam isi capsule wardrobe kamu bisa menambahkan kaos, pakaian lengan panjang, kemeja, jeans, celana, rok, outer hingga sepatu.
2. Pilih model dan warna basic
Sekali lagi hal yang bisa dipadupadankan dengan baik adalah tampilan yang terlihat basic dan simpel, jika bicara soal pakaian, kamu bisa menambahkan kaos hingga blazer yang bisa dipakai untuk acara formal atau in-formal. Kemudian kamu bisa menambah sepatu dengan warna hitam yang umum juga celana jeans basic.
3. Padukan pakaian untuk acara tertentu
Dalam hal ini, kamu bisa menambahkan beberapa pakaian yang mungkin kamu butuhkan dalam acara yang mengharuskan mengenakan pakaian tertentu seperti pakaian olahraga hingga bekerja.
BACA JUGA: 4 Aturan Penting Terapkan Capsule Wardrobe, Sudah Tahu?
4. Sesuaikan warna dan motif
Tidak harus menyusun pakaian polos, kamu juga bisa menambahkan dengan pakaian yang bermotif namun netral tidak terlalu mencolok. Kemudian untuk warna, kamu bisa memilih deretan warna basic seperti krem, hitam, putih, abu-abu, dan navy.
Semua kembali kepada kegemaran masing-masing, itulah beberapa tips untuk kamu yang ingin menyusun capsule wardrobe agar tidak terlalu sering berbelanja pakaian yang hanya dipakai sekali saja, semoga membantu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
4 Padu Padan Outfit Stripe ala Jisoo BLACKPINK, Buat yang Suka Gaya Preppy!
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
Artikel Terkait
-
7 Financial Skill Ini Sangat Berguna untuk Masalah Keuangan Kamu!
-
Tips Make Up Buat Orang Tua ala Sabrina Chairunnisa: Tipis Aja Biar Kerutan Gak Makin Terlihat
-
6 Tips Mengatasi Kecemburuan Anak pada Adik Bayi yang Baru Lahir
-
5 Tips Ampuh Mengembalikan Warna Kuku yang Menguning, Pernah Mencobanya?
-
7 Tips Menulis Deskripsi Karakter Anti-Ngebosenin
Lifestyle
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan