Terjadinya krisis energi di musim kemarau panjang saat ini berdampak pada banyak hal. Salah satunya adalah berkurangnya pasokan listrik di suatu wilayah dan adanya lonjakan permintaan kebutuhan energi listrik di wilayah tertentu.
Untuk menyeimbangkan antara pasokan energi listrik tersebut, biasanya akan terjadi pemadaman bergilir. Yakni dengan mematikan listrik ke beberapa titik satu persatu secara bergiliran, operator jaringan listrik bisa menghindari terjadinya kelebihan beban dan memastikan bahwa tidak ada satu titik pun yang berada dalam kondisi tanpa listrik dalam jangka waktu yang lama.
Lantas bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi pemadaman bergilir agar hal tersebut tidak mengganggu aktivitas?
Melansir dari justenergy, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan.
1. Pantau jadwal pemadaman
Sebelum terjadi pemadaman listrik bergilir, biasanya operator listrik akan menginformasikan hal ini kepada masyarakat melalui sms, broadcast, maupun media sosial. Bagi kamu yang berada di wilayah yang terdampak pemadaman bergilir, selalu lah memantau jadwal-jadwal tersebut agar kamu bisa mempersiapkan diri sebelum terjadinya pemadaman.
2. Selesaikan pekerjaan sebelum terjadi pemadaman
Setelah memantau jadwal, kamu bisa segera menyelesaikan pekerjaan yang penting dan mendesak, apalagi yang menggunakan fasilitas listrik. Misalnya pekerjaan dengan menggunakan komputer, peralatan masak elektrik, serta aktivitas lainnya.
3. Persediaan
Sebelum listrik padam, sediakanlah segala hal yang kamu butuhkan. Seperti stok makanan, peralatan untuk bekerja, kipas angin potable, gadget dalam keadaan full-charging, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar kamu tidak keteteran saat listrik padam karena semua keperluanmu telah tersedia sebelumnya.
4. Miliki catu daya cadangan
Jika di wilayahmu sering terjadi pemadaman listrik bergilir, maka tidak ada salahnya kamu menyediakan catu daya cadangan yang akan menjadi sumber listrik alternatif. Misalnya generator atau paling tidak memiliki power bank dengan kapasitas penyimpanan listrik yang memadai.
5. Pilih peralatan yang lebih hemat energi
Mulai sekarang, coba deh biasakan untuk membeli peralatan yang lebih hemat energi. Meskipun hal ini tidak akan bisa mencegah terjadinya pemadaman bergilir, namun setidaknya dengan peralatan hemat energi, kamu akan terhindar dari sikap boros listrik. Apalagi saat waktu beban puncak, kamu bisa menyalakan kipas angin alih-alih memakai AC yang boros energi.
Nah itulah tadi 5 tips yang bisa kamu terapkan ketika menghadapi pemadaman listrik bergilir di wilayahmu. Semoga tips di atas membantu, ya.
Baca Juga
-
Ulasan Buku Berpikir Non-Linier, Mekanisme Pengambilan Keputusan dalam Otak
-
Ulasan Buku The Little Furball, Kisah Manis tentang Menghadapi Perpisahan
-
Ulasan Buku I'm (not) Perfect, Menyorot Ragam Stigma tentang Perempuan
-
Ulasan Buku Dolpha: Empat Anak Sahabat Laut, Petualangan Seru Anak Pesisir
-
Ulasan Buku 365 Ideas of Happiness, Ide Kreatif untuk Memantik Kebahagiaan
Artikel Terkait
-
Cara Menghitung Pajak Mobil Listrik, Hyundai IONIQ 5 Ternyata Tak Sampai Rp 500 Ribu
-
Debut Xiaomi di Dunia Mobil Listrik Tercoreng, Fitur Canggih Tewaskan 3 Mahasiswi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
PLN IP Penuhi Kebutuhan Listrik saat Malam Takbir dan Idulfitri
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia