Kalau bisa menghapuskan satu pekerjaan rumah dari muka bumi ini, tanpa pikir panjang saya akan menghapus kegiatan menyetrika. Siapa, sih, yang kepikiran melicinkan baju dengan menggunakan benda panas itu?
Saya yakin banyak orang yang tidak menyukai kegiatan menyetrika tersebut. Saya justru heran kalau ada yang suka. Rasanya ingin bertanya, "Situ sehat?"
Setidaknya saya dan orang-orang seperti saya memiliki alasan yang logis mengapa menyetrika adalah kegiatan paling nirfaedah dan menyebalkan untuk dilakukan. Alasan tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Menimbulkan rasa capek
Sebelum ada yang mendebat bahwa semua pekerjaan pasti bikin capek, saya akan menjelaskan terlebih dahulu. Menyetrika itu pekerjaan yang membuat badan serba salah. Dilakukan sambil berdiri salah, dilakukan sambil duduk apa lagi.
Jika bajunya cuma selembar atau dua lembar, masih bisa dilakukan sambil berdiri. Namun, jika baju yang harus disetrika jumlahnya banyak, tentu hal itu akan sulit dilakukan sambil berdiri.
Sebagian besar orang menyetrika baju dengan posisi lesehan alias duduk di lantai. Efek sampingnya tentu saja sakit pinggang, kaki pegal, dan badan menjadi kaku. Pokoknya serba salah, kan?
2. Bikin gerah dan berkeringat
Hawa panas yang berasal dari setrika mau tak mau membuat penggunanya merasakan panas dan kegerahan. Walaupun sudah dibantu oleh kipas angin, rasanya hawa panas itu tetap tidak mau pergi.
Jika tinggal di negara tropis seperti Indonesia, menyetrika bukanlah kegiatan yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang, yang ada justru badan langsung mandi keringat.
3. Monoton dan tidak bisa ditinggal-tinggal
Menyetrika adalah kegiatan yang membosankan dan tidak bisa disambi. Mungkin ada yang beranggapan bahwa menyetrika bisa diselingi dengan menonton drama Korea, namun tetap saja, mata harus tertuju pada pakaian yang disetrika. Meleng dikit, bisa-bisa tangan kena setrika panas.
4. Membutuhkan skill
Skill yang diperlukan saat menyetrika adalah melipat pakaian dengan presisi. Jika di lemarimu banyak pakaian dengan model yang tidak umum seperti gamis atau outer yang sulit dilipat, hal itu akan menambah beban saat menyetrika.
Selain itu, ada jenis-jenis pakaian tertentu yang harus diperlakukan khusus, misalnya harus memperhatikan tingkat panas tertentu dari setrika agar tidak merusak pakaian. Ribet!
Itulah 4 alasan mengapa menyetrika itu menjadi pekerjaan rumah tangga yang paling menyebalkan. Pokoknya, jangan ada setrika panas di antara kita!
Baca Juga
-
Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki
-
Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?
-
Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko
-
Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak
-
Cuan Tanpa Drama: Mudahnya Investasi Bersama New BIONS by BNI Sekuritas
Artikel Terkait
-
Dibandingkan Lagi dengan Fuji, Aaliyah Massaid Kena Sentil Gegara Baju Ketat Thariq
-
Shella Dituding Tiru Azizah Salsha, Pasang Tato dan Pakai Baju Minim: Mau Jadi Anak Jaksel?
-
Bikin Pekerjaan Rumah Lebih Enteng, Ada Mesin Cuci Dilengkapi AI
-
Pakai Baju Hazmat, Polisi Olah TKP Ulang Kasus Kematian Bapak dan Balita di Koja
Lifestyle
-
Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri
-
4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif
-
Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat
Terkini
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua
-
Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV
-
Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress