Hidup di dunia yang penuh interaksi sosial ini, seringkali kita menemukan orang-orang yang memiliki kemampuan luar biasa untuk mempengaruhi orang lain dengan senyuman dan kata-kata yang manis. Namun adakalanya terdapat niat tidak baik tersembunyi di balik keindahannya itu.
Kondisi itulah dikenal sebagai orang yang bisa memanipulasi orang lain dengan cara memanfaatkan omongan yang baik-baik, halus, dan lembut. Memanipulasi orang lain sering juga dikenal dengan istilah soft spoken manipulator.
Orang yang suka bertindak soft spoken manipulator tentu bisa berbahaya dan merugikan kamu. Karena kamu nggak bakalan tahu niat buruk yang dimiliki di saat kamu terjebak dengan kata-katanya yang manis.
Nah, untuk itu penting bagi kamu mengetahui tanda orang soft spoken manipulator, sebagaimana disadur dari akun Instagram @mudahbergaul.
1. Manis tapi kontradiktif
Omongan, rayuan, dan kalimatnya manis banget tapi perilakunya tidak sesuai apa yang diomongin. Artinya tidak sesuai fakta dan tidak sesuai sama kejadian yang sebenarnya.
2. Gaslighting
Orang yang soft spoken manipulator akan sering membuat kamu bingung, merasa bersalah, ragu, dan mempertanyakan diri kamu sendiri. Contohnya playing victim, tidak bisa berempati, dan bermuka dua.
3. Sikapnya baik banget
Dia bisa berempati, peduli, dan mengerti kondisi kamu. Pokoknya sikap yang dia tunjukkan bisa baik banget. Tujuannya ketika kamu sudah percaya sama dia, maka dia sudah sangat gampang mempengaruhi dan memanfaatkan kamu.
4. Tujuannya buruk
Poin penting dari soft spoken manipulator yang terletak pada tujuan dan niatnya. Dia mau berbuat dan berbicara yang baik hanya untuk memanfaatkan kamu, mencari kelemahan, atau mencari keuntungan untuk kepentingan dirinya sendiri.
Jika kamu menemukan orang seperti tanda yang disebutkan di atas. Berikut tips menghadapi orang yang soft spoken manipulator.
1. Berpikir secara objektif
Jangan lihat siapa yang berbicara, tapi lihat apa yang dia bicarakan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi apakah orang tersebut memang soft spoken manipulator atau tidak.
2. Cross check
Coba cari tahu fakta dari apa yang dia omongkan. Kalau sesuai berarti dia tulus. Kalau tidak sesuai, maka kamu perlu untuk berhati-hati.
3. Minta pendapat orang lain
Kamu juga perlu meminta bantuan orang lain jika kamu sudah dibikin ragu sama dirimu sendiri.
4. Bersikap tegas dan punya batasan
Jika kamu sudah yakin kalau orang yang didekat kamu memiliki niat yang jahat, maka kamu perlu memiliki ketegasan dan punya batasan dalam berhubungan dengannya.
Nah, itulah tanda dan tips menghindari orang soft spoken manipulator. Namun, penting kamu ingat tidak semua orang yang ucapannya manis itu tujuannya jahat. Banyak kok orang yang mulutnya manis karena memang niatnya yang tulus. Jadi, kamu jangan pukul rata semua orang yang mulutnya manis itu artinya jahat.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Makin Glow Up, Ini 5 Serum Eksfoliasi Lokal untuk Regenerasi Kulit
-
5 Rekomendasi Day Cream Pria Outdoor agar Wajah Tetap Terhidrasi
-
Tinggalkan Hiruk Pikuk Kota, Mengapa Anak Muda Pulang ke Desa?
-
Bye Kulit Belang! 4 Sunscreen Mist Solusi Praktis Buat Aktivitas Outdoor
-
Vivo V80 Lite 5G Meluncur, Tawarkan Baterai 10.000 mAh dan Kamera Sony 50MP
Terkini
-
Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab
-
Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib
-
The Great Bang Ok Sook Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya!
-
Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan
-
Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga