File Explorer merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem operasi Windows, pengguna dapat mengelola file dan folder di laptop atau komputer.
Akan tetapi, fitur tersebut kadang tidak merespons. Ini menjadi masalah umum pada Windows yang biasanya disebabkan karena gangguan dalam proses Explorer atau kurangnya memori yang tersedia untuk meluncurkan File Explorer.
Jika kamu menghadapi masalah seperti itu, berikut berbagai cara yang dapat kamu coba dilansir dari berbagai sumber.
1. Mulai ulang File Explorer dan coba beberapa perbaikan cepat lainnya
Terkadang masalahnya kecil dan itu dapat diselesaikan dengan cara sederhana. Cobalah dengan memulai ulang proses File Explorer. Prosedur sederhana ini bisa memperbaiki kesalahan sementara. Berikut caranya:
- Tekan kombinasi Ctrl + Alt + Delete dan pilih Task Manager dari menu yang muncul.
- Cari proses Windows Explorer di bawah proses yang aktif.
- Klik kanan dan pilih opsi Restart.
Selanjutnya, tutup program yang tidak perlu menggunakan sumber daya sistem. Program-program ini dapat mencegah layanan penting berjalan dengan baik. Jika cara tersebut tidak berhasil, cobalah untuk mulai ulang perangkat kamu sekali lagi.
Memulai ulang adalah salah satu solusi paling umum dalam menyelesaikan masalah Windows. Hal ini akan menyegarkan sistem dan memecahkan masalah sementara yang menyebabkan File Explorer tidak responsif.
2. Periksa file sistem yang rusak dan mulai ulang dalam Mode Aman
File sistem dibutuhkan untuk meluncurkan Windows Explorer yang mungkin rusak atau dihapus karena diserang malware atau alasan lain.
Untungnya, Windows memiliki alat bawaan seperti DISM dan SFC yang dapat memperbaiki file sistem dan memecahkan masalah File Explorer. Berikut langkah-langkahnya:
- Klik kanan pada tombol Start dan pilih opsi Terminal (Admin) atau Command Prompt (Admin) jika kamu menggunakan Windows 10 dari Menu Daya.
- Jalankan alat DISM dengan menggunakan perintah DISM/Online/Cleanup-Image/RestoreHealth.
- Setelah perintah tersebut selesai berjalan, jalankan alat SFC menggunakan perintah ini: sfc/scannow.
- Biarkan proses selesai dan lakukan tindakan yang diminta.
- Keluar dari jendela perintah setelah kedua perintah berhasil dilakukan.
3. Hapus Riwayat File Explorer dan jalankan alat pemeliharaan sistem
Terkadang juga, masalahnya bukan pada File Explorer itu sendiri, tetapi pada data yang disimpannya. Explorer menyimpan catatan pencarian dan aktivitas lainnya.
Nah, ketika ada masalah dengan data yang dikumpulkan, hal itu juga bisa mempengaruhi cara kinerja File Explorer. Cobalah hapus riwayat File Explorer dan periksa apakah itu menyelesaikan masalah.
Nah, itulah setidaknya ada 3 solusi yang dapat kamu coba jika menghadapi masalah File Explorer tidak merespons, semoga informasi ini bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bikin Glowing! 5 Tone Up Cream Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit
-
Harga iPhone Sudah Turun! Ini 3 Rekomendasi iPhone Paling Worth It Saat Ini
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
4 Toner Beras untuk Melembapkan dan Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Moisturizer Guaiazulene Atasi Kulit Sensitif, Kering, dan Rentan Iritasi
Terkini
-
Rayakan 10 tahun, Manga The Promised Neverland Siap Rilis One Shot Spesial
-
Merayakan Luka Tanpa Sensor: Catatan Patah Hati di Buku Arman Dhani
-
Menggugat Kesadaran Sosial di Buku Malam Terakhir karya Leila S. Chudori
-
Ketika Prestasi Tidak Menjamin Jalan Pendidikan Menjadi Lebih Mudah
-
Selamat! Ningning aespa Terpilih Jadi Global Brand Ambassador Terbaru Gucci