"Kita ini sebenarnya apa?" Pertanyaan klasik yang kini makin sering terdengar. Gen Z, yang lahir di era yang menuntut fleksibilitas, kini banyak yang memilih untuk menjalani relasi tanpa label yang dikenal dengan istilah situationship.
Hubungan ini berada di ruang abu-abu: lebih dari sekadar sahabat, tapi kurang dari pasangan resmi. Ada koneksi, keintiman emosional, kadang kedekatan fisik, tapi tanpa ekspektasi komitmen formal atau status publik.
Kenapa Sih Banyak Gen Z yang Terjebak (atau Sengaja Memilih) 'Situationship'?
Menurut artikel dari The Bridge Chronicle, ada beberapa alasan mengapa generasi muda cenderung menghindari label tradisional dalam hubungan:
Takut Komitmen, tapi Tetap Butuh Koneksi
Meskipun mereka sangat menghargai kedekatan emosional, banyak Gen Z yang enggan untuk “terikat” karena takut kehilangan ruang diri atau merasa hubungan akan menjadi beban baru di tengah hidup yang sudah rumit.
Label Dianggap 'Kuno' dan Membatasi
Alih-alih menyebut “pacar”, ada yang lebih memilih istilah seperti “my person”. Ini adalah bentuk suara dari Generasi Z yang melihat cinta sebagai sesuatu yang lebih cair dan tidak harus selalu diikat oleh definisi kaku.
'Self-Protection' dari Patah Hati
Tidak jarang, generasi muda tumbuh dengan menyaksikan konflik antara orang tua, menjadi korban ghosting, atau mengalami patah hati yang mendalam. Rupanya, hubungan tanpa label menjadi semacam cara untuk "menjaga diri" agar tidak mudah terluka lagi.
Terlalu Sibuk buat Pacaran Serius
Dengan tekanan akademik, karier awal, ambisi pribadi, dan isu kesehatan mental, membangun relasi yang penuh tanggung jawab seringkali dianggap terlalu berat. Situationship menjadi jalan tengah antara kebutuhan akan kedekatan dan kebutuhan akan ruang.
Fenomena ini bahkan dirasakan oleh para mahasiswa. The McGill Daily mengutip salah satu dari mereka, "Kita sering bertukar pesan setiap hari, terkadang bertemu dengan teman masing-masing, tapi saya tidak akan bilang kita pacaran.” Hubungannya terasa nyata, tapi ketika ditanya, “Apa statusnya?”, jawabannya tetap samar.
Sisi Gelap dari Ketidakjelasan: 'Pajak' Emosional yang Harus Dibayar
Meskipun terasa santai dan bebas, hubungan tanpa label ini memiliki sisi gelap psikologis. Ketidakjelasan rupanya bisa memicu:
Kecemasan dan Kebingungan: Salah satu pihak bisa saja berharap lebih, sementara pihak lain menganggapnya biasa saja.
Sinyal Campur Aduk: Tanpa adanya perjanjian yang jelas, tidak ada batasan emosional yang pasti.
Sakit Hati Saat Harapan Tak Seimbang: Bila satu pihak ingin naik ke level yang lebih serius tapi yang lain tidak, potensi sakit hati menjadi sangat besar.
Jadi, Sebenarnya 'Situationship' Itu Sehat Gak, Sih?
Situationship memang punya manfaatnya sendiri. Bisa menjadi fase penjelajahan diri, relasi transisi, atau “ruang aman” ketika seseorang belum siap pada komitmen penuh. Tapi, jika salah satu pihak sudah mulai menginginkan lebih, maka penting untuk berani berbicara jujur.
Ramahlah pada hatimu sendiri untuk memilih, apakah hubungan tersebut harus berkembang, berubah bentuk, atau diakhiri untuk menjaga dirimu sendiri.
Penulis: Flovian Aiko
Baca Juga
-
4 Smartwatch Anak dengan Fitur Lengkap, Bikin Orangtua Lebih Tenang
-
Ketika Pendidikan Dianggap Scam, Siapa yang Akan Menopang Hidup Kita?
-
4 Moisturizer Glutathione, Solusi Bikin Wajah Glowing Bebas Hiperpigmentasi
-
Ada Monster di Rumahku
-
5 Inspirasi Outfit Kasual ala Seungmin SKZ, Simpel dan Nyaman Dipakai
Artikel Terkait
-
Tak Sekadar Nongkrong Young On Top Buktikan Anak Muda Bisa Bergerak dan Berdampak
-
Kamus Cinta Zaman Now: Dari 'Situationship' sampai 'Roaching', Istilah Kencan yang Wajib Kamu Tahu!
-
Quarter-Life Crisis Mengintai Anak Muda: Saat Usia 20-an Terasa Lebih Berat dari yang Dibayangkan
-
Waspada! Hipertensi Intai Anak Muda, Ini Resep Sehat Kata Dokter
-
Minat Menikah pada Anak Muda Menurun, Enzy Storia: Nggak Usah Buru-Buru
Lifestyle
-
4 Smartwatch Anak dengan Fitur Lengkap, Bikin Orangtua Lebih Tenang
-
4 Moisturizer Glutathione, Solusi Bikin Wajah Glowing Bebas Hiperpigmentasi
-
5 Inspirasi Outfit Kasual ala Seungmin SKZ, Simpel dan Nyaman Dipakai
-
4 Body Serum Anti-Aging Harga Rp40 Ribuan, Rahasia Kulit Kencang dan Cerah
-
Kisah Transformasi Tas Anyaman Jali, Produk UMKM yang Tembus Pasar Paris dan Tokyo
Terkini
-
Ketika Pendidikan Dianggap Scam, Siapa yang Akan Menopang Hidup Kita?
-
Ada Monster di Rumahku
-
Lebih dari Sekadar Aspal: Menenun Kembali Harapan di Tanah Sumatera
-
Pemulihan Infrastruktur Sukses, Senyum Aceh Balik Kembali
-
Menyambung Nadi, Memulihkan Asa: Wajah Kemanusiaan di Balik Pemulihan Infrastruktur Aceh