M. Reza Sulaiman | Rana Fayola R.
Inara Rusli. (Instagram/mommy_starla)
Rana Fayola R.

Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik setelah ia membuat laporan dugaan illegal access di Bareskrim Polri. Langkah hukum ini diambil setelah rekaman CCTV dari rumah pribadinya beredar luas, sebuah bukti yang sebelumnya digunakan oleh Wardatina Mawa, istri sah dari Insanul Fahmi, dalam laporan dugaan perzinaan terhadap Inara.

Kasus tersebut semakin memanas, memunculkan pertanyaan tentang keterkaitan dan potensi keterlibatan berbagai pihak, termasuk Wardatina Mawa.

Pada 26 November 2025, Inara Rusli secara resmi melayangkan laporannya ke Bareskrim Polri. Laporan ini merupakan respons terhadap beredarnya rekaman CCTV yang diambil dari rumah pribadinya.

Merujuk Suara.com, Kombes Rizki Agung selaku Kasubdit I Siber Bareskrim Polri telah mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Kendati demikian, ia tidak memberikan detail mengenai isi laporan maupun identitas terlapor.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (28/11/2025), Andi Taslim, salah satu anggota tim pengacara Inara Rusli, membeberkan alasan di balik laporan tersebut.

"Sabtu, 22 November, klien kami kaget ada CCTV yang beredar. Di mana CCTV itu ada di rumah pribadi klien kami yang hanya bisa diakses oleh klien kami, ya," ujar Andi Taslim di Pluit, Jakarta Utara.

Tim kuasa hukum Inara menegaskan bahwa kliennya telah membuat laporan polisi terkait dugaan illegal access karena rekaman CCTV tersebut berasal dari rumah pribadi yang seharusnya hanya dapat diakses oleh Inara sendiri.

Sebelum laporan Inara tentang dugaan illegal access, mantan istri Virgoun tersebut telah lebih dulu dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelapornya adalah Wardatina Mawa, istri sah dari Insanul Fahmi, yang menuding adanya dugaan perzinaan antara suaminya dengan Inara.

Laporan yang diajukan pada 22 November 2025 itu menyertakan bukti krusial: video rekaman CCTV berdurasi dua jam. Dalam konteks laporan Mawa, rekaman CCTV tersebut diklaim sebagai bukti otentik adanya hubungan intim antara Inara dan Fahmi.

Skandal perselingkuhan ini bermula dari pertemuan Inara Rusli dan Insanul Fahmi pada Juli 2025 untuk urusan bisnis. Fahmi, yang telah menikah sah dengan Mawa selama tujuh tahun, mengaku langsung jatuh hati pada Inara.

Ia mengklaim telah menikah siri dengan Inara pada Agustus 2025, meskipun masih terikat pernikahan resmi dengan Mawa, dengan alasan telah menjatuhkan talak lisan dua kali. Inara Rusli disebut-sebut tidak mengetahui status pernikahan Fahmi yang masih terikat dengan Mawa.

Polemik Talak dan Pengakuan Fahmi

Munculnya bukti CCTV tersebut langsung memicu pengakuan dari Insanul Fahmi. Ia mengklaim bahwa rekaman CCTV tersebut diambil pada saat ia dan Inara Rusli sudah terikat dalam pernikahan siri.

Beberapa hari setelah laporan Mawa, tepatnya pada 27 November 2025, Fahmi muncul di kanal YouTube Richard Lee. Di hadapan publik, ia mengakui adanya pernikahan siri dengan Inara dan menyampaikan permintaan maafnya kepada Wardatina Mawa.

Kasus ini lantas memicu perdebatan sengit di masyarakat mengenai praktik poligami tanpa izin istri pertama dan status hukum dari talak kias yang diklaim oleh Fahmi.