Di antara semua bahan masakan, mungkin keluarga bawang menjadi salah satu jagoannya. Mereka hadir tidak hanya sebagai rempah pelengkap, tetapi juga inti dari bumbu masakan. Maka dari itu, tidak heran jika bawang seolah tidak pernah absen dari masakan asli Nusantara.
Namun, di balik takhta agungnya, bawang—terutama bawang merah—juga punya sisi impostor. Saat mengiris bawang merah, kita sering meneteskan air mata karena ulahnya. Reaksi ini bukan karena bawang merah itu jahat seperti di cerita Cinderella, melainkan karena ia memiliki mekanisme untuk melindungi dirinya.
Dilansir Healthline, bawang merah mengandung enzim allinase dan asam amino sulfoksida. Saat kamu mengirisnya, mereka akan memecah dan mengalami reaksi kimia. Hasilnya adalah propanethial S-oxide sebagai agen lakrimatori—gas penyebab iritasi mata.
Tidak hanya bawang merah, mata kita juga mempunyai mekanisme pertahanan diri. Saat ada yang mengiritasinya, baik debu maupun gas, saraf di mata akan merangsang pengeluaran cairan untuk membersihkannya. Oleh sebab itu, kita menangis saat sedang memotong bawang.
1. Dinginkan Bawang Merah Selama 15–30 Menit di Dalam Kulkas
Enzim allinase dalam bawang merah memiliki suhu optimal untuk bereaksi. Suhu yang terlalu dingin akan memperlambat aktivitas enzim allinase. Lain halnya jika suhunya terlalu panas, ia akan mengalami denaturasi alias rusak permanen.
Dilansir The Conversation, suhu dingin dari kulkas berfungsi mencegah reaksi enzim saat dinding sel bawang merah dipotong. Namun, mendinginkannya terlalu lama justru bisa merusak cita rasanya. Agar hasilnya maksimal, disarankan hanya melakukannya dengan durasi 15–30 menit dan bukan menggunakan freezer.
2. Oleskan Perasan Lemon pada Pisau Tajam
Dilansir The Kitchn, perasan lemon bisa mengurangi efek mata ingin menangis saat mengiris bawang. Meski hasilnya efektif, cara ini kurang efisien. Pisau yang kamu gunakan harus selalu terlapisi oleh perasan lemon. Dengan kata lain, kamu perlu bolak-balik menggesekkan mata pisau setelah menggunakannya beberapa kali. Cukup rumit, bukan?
3. Gunakan Kipas Angin untuk Mengusir Gas dari Bawang Merah
Cara ini memang tidak menghilangkan gas penyebab mata menangis, tetapi bisa mengusirnya. Dengan memposisikan arah angin dari kipas, kita berharap gas lakrimatori akan menjauhi mata kita. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari drama menangis karena bawang.
Cara lain yang jauh lebih praktis ialah dengan memotong bawang di dekat sirkulasi udara—pintu atau jendela. Kamu tidak perlu alat sebab dengan sendirinya angin akan membawa gas itu pergi. Namun, kamu perlu berdoa agar angin tidak mengarah ke tempatmu. Alih-alih membantu, kamu justru mendapat serangan kombo—gas dari bawang dan debu dari angin.
4. Gunakan Kacamata Renang: Sedikit Repot, tetapi Ampuh Mencegah Mata Menangis
Kacamata renang dipercaya paling ampuh menahan serangan gas lakrimatori dari bawang. Benda ini akan mencegah gas penyebab iritasi—dan mungkin juga debu—agar tidak mengenai mata. Jika tidak memiliki kacamata renang, beberapa orang menyarankan untuk menggunakan face shield atau kacamata biasa. Meskipun tingkat efektivitasnya tidak sebaik kacamata renang, dua benda itu tetap bisa dipertimbangkan.
5. Mau Lebih Praktis? Pakai Alat Khusus Pemotong Bawang
Kini muncul beragam peralatan dapur yang membuat proses memasak menjadi makin praktis. Salah satunya yaitu chopper, alat pemotong bawang dan bumbu dapur lainnya. Bentuknya sekilas mirip blender. Cara kerjanya pun hampir sama.
Dengan menggunakan chopper, tidak perlu memotong bawang merah menggunakan pisau konvensional. Kita hanya perlu memasukkannya dan menekan beberapa tombol. Lalu, tunggu sampai chopper selesai melakukan tugasnya.
Seperti kata pepatah, ada banyak jalan menuju Roma, sebanyak itu pula cara praktis agar terhindar dari drama air mata saat memotong bawang. Masih belum praktis juga? Mintalah orang lain memotongnya untukmu. Selamat memasak!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Menjinakkan Lapar Mata Saat Beli Takjil: Kita Semua Bisa Kok!
-
Tutorial Menahan "Lapar Mata" Pas Ngabuburit: Biar Saldo Gak Ikut-ikutan Puasa
-
Transformasi Naya Anindita: Dulu Mengawal Mata Najwa, Kini Merajai Box Office
-
Inspirasi Makeup Jelang Lebaran: Tampilan Segar yang Menonjolkan Riasan Mata dan Bibir
-
Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei
Lifestyle
-
5 Minuman Herbal yang Bikin Tubuh Tetap Fit saat Mudik
-
Anti Telat! 6 Tips agar Tidak Kesiangan Sholat Ied yang Bisa Kamu Terapkan
-
5 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Amis di Wadah Plastik, Dijamin Bersih!
-
Realme P4 Lite 5G Resmi Meluncur: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh
-
Xiaomi Pad 8 Resmi Meluncur, Tablet Flagship Tipis dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Layar 3.2K 144Hz
Terkini
-
Anime Baru MAO Karya Rumiko Takahashi Umumkan Tayang Dua Cour Mulai 4 April
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Petualangan Trio Nekat Mencari Klan Bintang di Buku Matahari Tere Liye
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti: Cerminan Pilu Anak Pertama saat Lebaran
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!