Apple akhirnya benar-benar serius masuk ke pasar ponsel lipat. Namun, alih-alih hadir cepat, perangkat yang sering disebut iPhone Fold ini justru dikabarkan mengalami sedikit penundaan. Penundaan ini bukan kabar buruk, malah bisa jadi sinyal bahwa Apple ingin menghadirkan sesuatu yang lebih matang.
Awalnya, banyak yang berharap iPhone lipat akan debut bersamaan dengan seri iPhone terbaru di bulan September 2026. Namun menurut analis Tim Long, peluncurannya kemungkinan bergeser ke Desember 2026.
Jadi, Apple tetap menargetkan tahun yang sama, hanya saja tidak mengikuti jadwal peluncuran biasanya. Strategi ini sebenarnya bukan hal baru. Apple pernah melakukan hal serupa saat merilis iPhone X yang datang belakangan dari seri lainnya.
Penundaan ini diduga berkaitan dengan proses produksi dan penyempurnaan teknologi layar lipat, yang memang jauh lebih kompleks dibanding smartphone biasa.
Berbeda dengan brand lain yang sudah lebih dulu merilis ponsel lipat, Apple dikenal sangat berhati-hati. Salah satu fokus utama mereka adalah menghilangkan lipatan (crease) pada layar yang menjadi masalah klasik di hampir semua foldable saat ini.
Beberapa laporan menyebut Apple sedang mengembangkan material layar baru agar lipatan nyaris tidak terlihat.
Jadi, penundaan ini bukan karena gagal, melainkan karena Apple ingin tampil sekali langsung benar.
Dari berbagai bocoran, iPhone Fold kemungkinan akan mengusung desain seperti buku (book-style foldable), dengan layar dalam sekitar 7,8 inci, layar luar sekitar 5,5 inci, rasio layar mirip iPad untuk multitasking, dan dukungan multitasking ala tablet (split screen). Bahkan, pengalaman pengguna disebut akan terasa seperti menggabungkan iPhone dan iPad dalam satu perangkat.
Di bagian harga ini yang paling bikin geleng-geleng. Berdasarkan berbagai bocoran, iPhone Fold akan dijual dengan harga $1.999 atau sekitar Rp32 juta untuk 256GB, $2.199 atau Rp35 juta) untuk 512GB, dan $2.399 atau Rp38 juta untuk 1TB. Bahkan ada prediksi lain yang menyebut harga bisa tembus $2.300-$2.900 atau sekitar Rp36-46 juta tergantung varian.
Jika benar, ini akan menjadikan iPhone Fold sebagai salah satu iPhone termahal sepanjang sejarah, bahkan mendekati harga laptop premium.
Di pasar ponsel foldable saat ini, banyak brand berlomba cepat, tapi masih menyisakan kekurangan, seperti lipatan layar masih terlihat, daya tahan engsel belum sempurna, harga tinggi tapi pengalaman belum maksimal.
Nah, Apple tampaknya ingin menghindari semua itu. Maka, ia memilih datang terlambat, tapi dengan produk yang lebih matang. Lebih baik telat, asal beda dan tampil sempurna.
iPhone Fold mungkin tidak akan jadi yang pertama di pasar, tapi berpotensi jadi yang paling rapi, tangguh dan premium.
Dengan jadwal baru di akhir 2026, harga yang sangat tinggi, dan fokus pada kualitas layar tanpa lipatan, Apple jelas tidak ingin sekadar ikut tren. Produsen iPhone ingin mendefinisikan ulang standar ponsel lipat.
Baca Juga
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz
-
Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari
Artikel Terkait
-
Caviar Rilis Smartphone Mewah Spirit of UAE: iPhone 17 Pro Berlapis Emas Harga Rp 170 Jutaan
-
Mengapa Banyak Orang Rela Sewa iPhone Saat Mudik Lebaran: Menguak Ironi di Balik Gengsi
-
iPhone 19e Hadirkan Peningkatan, Layar 'Model Pro' di iPhone Murah Dapat Terwujud
-
Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran: Antara Kebutuhan Digital dan Gengsi Sosial
-
Bocoran Xiaomi 18 Pro, Baterai 7000mAh Siap Kalahkan iPhone 18 Pro
Lifestyle
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif
-
HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas
Terkini
-
Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober
-
Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya
-
Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri
-
Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako
-
Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming