Hayuning Ratri Hapsari | Leonardus Aji Wibowo
Oppo A6x (oppo.com)
Leonardus Aji Wibowo

Oppo A6x hadir sebagai salah satu HP paling terjangkau dari Oppo di 2026, namun tetap membawa sejumlah spesifikasi yang cukup menarik di kelas harga Rp1 jutaan.

Dibanderol mulai sekitar Rp1,6 juta, perangkat ini menyasar pengguna yang mencari smartphone dasar untuk kebutuhan harian tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Dari sisi desain, Oppo A6x tampil sederhana dengan material polikarbonat di seluruh bodi. Varian warna seperti Violet Purple memberikan efek visual unik berupa motif kelopak bunga saat terkena pantulan cahaya, sementara opsi warna lain hadir lebih polos.

Untuk layar, Oppo A6x mengusung panel LCD berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz. Fitur ini membuat pengalaman scrolling terasa lebih mulus, terutama saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti media sosial.

Layar tersebut juga memiliki tingkat kecerahan hingga 1125 nits dalam kondisi tertentu, sehingga masih nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Meski begitu, resolusinya masih berada di level HD+ (720p), yang umum di kelas entry-level.

Di sektor performa, Oppo A6x ditenagai chipset Snapdragon 685 yang juga digunakan di beberapa perangkat kelas Rp2 jutaan. Dukungan memori UFS 2.2 menjadi nilai tambah karena menawarkan kecepatan baca tulis yang lebih cepat dibandingkan eMMC yang biasanya digunakan di kelas harga serupa.

Kombinasi ini membuat performa terasa cukup responsif untuk penggunaan sehari-hari, seperti membuka aplikasi, berpindah menu, hingga menjalankan beberapa aplikasi ringan secara bersamaan.

Untuk kebutuhan gaming, perangkat ini masih mampu menjalankan game populer di pengaturan menengah, meskipun belum optimal untuk permainan kompetitif karena penurunan frame rate dapat terjadi di momen tertentu.

Salah satu keunggulan utama Oppo A6x ada pada baterainya yang berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas ini memungkinkan penggunaan dalam waktu lama, termasuk untuk aktivitas seperti bermain game atau menonton video.

Dalam penggunaan ringan hingga sedang, konsumsi baterai tergolong efisien. Perangkat ini juga mendukung fitur reverse wired charging hingga 5W, sehingga bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain.

Namun, pengisian dayanya masih tergolong lambat karena hanya didukung charger 15W. Untuk mengisi daya hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam 40 menit.

Di sektor kamera, Oppo A6x dibekali kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Hasilnya cukup untuk kebutuhan dokumentasi sederhana, meski belum optimal untuk fotografi dalam kondisi minim cahaya.

Beberapa fitur seperti NFC dan gyro juga belum tersedia di perangkat ini, yang bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian pengguna.

Secara keseluruhan, Oppo A6x menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup menarik di kelas Rp1,6 jutaan, terutama melalui baterai besar, layar 120Hz, serta performa yang masih memadai untuk penggunaan harian.