Buat kamu yang baru pindah ke Jogja buat kuliah, selamat datang! Jogja memang terkenal sebagai salah satu kota pelajar dengan mobilitas mahasiswa yang tinggi setiap tahunnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, merilis data pada tahun 2025 mencatat total mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jogja mencapai 439.236 mahasiswa. Jumlah tersebut menunjukkan betapa banyaknya mahasiswa yang datang dan tinggal di Yogyakarta untuk menempuh pendidikan.
Tapi dibalik Predikat "kota pelajar" Jogja punya nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakatnya. Supaya kamu gak kaget atau bahkan gak sengaja menyinggung orang lain, ini beberapa tata krama yang wajib kamu tahu selama tinggal di Jogja:
1. Gunakan "Nuwun Sewu" Saat Lewat di Depan Orang
Secara sederhana, "nuwun sewu" digunakan sebagai ungkapan permisi atau meminta izin. Kebiasaan ini biasanya dilakukan ketika seseorang harus melewati orang lain, terutama orang yang lebih tua atau orang yang sedang duduk dan berbincang.
Misalnya, ketika kamu sedang berada di rumah teman dan harus melewati beberapa orang yang sedang duduk, kamu bisa sedikit menundukkan badan sambil mengatakan "nuwun sewu". Gak perlu berlebihan, gerakan kecil dan ucapan yang sopan sudah cukup.
2. Jangan Asal Klakson
Buat kamu yang membawa motor selama tinggal di Jogja, penggunaan klakson juga perlu diperhatikan. Klakson sebenarnya memiliki fungsi penting, yaitu memberikan tanda kepada pengguna jalan lain. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan keadaan.
Ketika melewati gang sempit atau kawasan permukiman, kamu tidak perlu membunyikan klakson berkali-kali agar orang segera menyingkir. Cukup kurangi kecepatan dan berikan jarak kepada orang yang sedang berjalan. Di Jogja membunyikan klakson sembarangan dianggap kurang sopan, apalagi di gang-gang jalanan.
3. Bicara Dengan Nada Lembut
Ketika tinggal di Jogja, kamu mungkin akan menemukan gaya komunikasi yang berbeda dengan daerah asalmu.
Salah satu ciri khas orang Jogja adalah cara berbicara yang pelan dan lembut, kalau kamu yang terbiasa berbicara dengan nada tinggi atau cepat, coba deh menyesuaikan sedikit.
Bukan berarti kamu harus mengubah kepribadian, tapi menyesuaikan volume dan intonasi akan membuat interaksi terasa lebih nyaman untuk lawan bicaramu.
4. Kenali Petunjuk Arah Khas Jogja
Buat kamu yang baru pertama kali tinggal di Jogja, jangan kaget kalau suatu saat bertanya lokasi kepada warga dan jawabannya bukan “belok kanan” atau “belok kiri”. Bisa jadi kamu malah mendapat petunjuk seperti, “Nanti lurus sampai lampu merah, terus ke arah utara.”
Supaya gak bingung, kamu bisa mulai mengenali posisi mata angin di sekitar tempat tinggalmu. Gunung Merapi yang berada di sebelah utara Yogyakarta juga bisa menjadi salah satu patokan untuk membantu mengenali arah mata angin. Jadi, ketika sudah mengetahui posisi utara, kamu akan lebih mudah membayangkan mana timur, barat, dan selatan.
Selain memahami arah, saat ingin menanyakan alamat kepada warga saat naik motor, lepaskan helm terlebih dahulu , lalu ucapkan izin sebelum bertanya. Hal sederhana ini merupakan bentuk sopan santun dan hormat kepada orang yang kamu ajak berbicara.
5. Biasakan Bertegur Sapa
Jangan heran ketika berjalan di sekitar kos ada warga yang menyapamu, meskipun kalian belum pernah bertemu atau belum mengenal satu sama lain. Karena, menyapa dan bertegur sapa merupakan salah satu kebiasaan yang menunjukkan kepedulian terhadap orang di sekitar.
Kalau ada yang menyapa, kamu tidak perlu bingung harus menjawab apa. Cukup tersenyum, mengangguk, atau membalas sapaan tersebut.
Kebiasaan ini penting karena sebagai mahasiswa pendatang, kamu bukan hanya menjadi bagian dari kampus, tetapi juga bagian dari lingkungan tempat kamu tinggal. Dengan membiasakan diri menyapa, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai keberadaan mereka.
Culture shock itu wajar banget dialami mahasiswa baru, apalagi kalau kamu datang dari daerah dengan budaya dan kebiasaan yang berbeda. Gak perlu khawatir kalau masih ada beberapa hal yang belum kamu pahami. Anggap saja setiap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar dan beradaptasi.
Selamat menikmati pengalaman baru sebagai mahasiswa di Jogja!
Baca Juga
-
Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!
-
Punya Kulit Sawo Matang? Ini 5 Lip Matte yang Bikin Wajah Makin Fresh
-
4 Rekomendasi Tas Siaga Bencana, Biar Aman Saat Situasi Darurat!
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Mulai Babak Baru! Putri Leonor Kembali Kuliah Usai 3 Tahun Sekolah Militer
Artikel Terkait
-
5 Coffee Shop Tenang di Jogja untuk WFA dan Nugas
-
Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi
-
Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur
-
Kunjungi Suara.com, Mahasiswa UAJY Pelajari Strategi Media dari Disrupsi AI
-
Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya
Lifestyle
-
Bye Dehidrasi! 4 Hydrating Pad Berikan Efek Wajah Auto Lembap dan Sehat
-
5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!
-
Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!
-
Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu
-
Infinix XBOOK 14 NEO, Laptop Tipis dengan Baterai 13 Jam dan RAM Bisa Diupgrade
Terkini
-
Mitos Ikan Pembersih: Sapu-Sapu Monster Invasif Penghancur Ekosistem
-
Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam
-
Kisah Ibu Misidah dan Perlawanan Sunyi Petani Karisma di Kulon Progo
-
Menakar Karisma Politik: Masuknya Rocky ke Istana Kuak Rapuhnya Warga Sipil
-
Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial