M. Reza Sulaiman | Windy Aritonang
Kota Yogyakarta (magnific/muhherjan88)
Windy Aritonang

Buat kamu yang baru pindah ke Jogja buat kuliah, selamat datang! Jogja memang terkenal sebagai salah satu kota pelajar dengan mobilitas mahasiswa yang tinggi setiap tahunnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, merilis data pada tahun 2025 mencatat total mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jogja mencapai 439.236 mahasiswa. Jumlah tersebut menunjukkan betapa banyaknya mahasiswa yang datang dan tinggal di Yogyakarta untuk menempuh pendidikan. 

Tapi dibalik Predikat "kota pelajar" Jogja punya nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakatnya. Supaya kamu gak kaget atau bahkan gak sengaja menyinggung orang lain, ini beberapa tata krama yang wajib kamu tahu selama tinggal di Jogja:

1. Gunakan "Nuwun Sewu" Saat Lewat di Depan Orang

Secara sederhana, "nuwun sewu" digunakan sebagai ungkapan permisi atau meminta izin. Kebiasaan ini biasanya dilakukan ketika seseorang harus melewati orang lain, terutama orang yang lebih tua atau orang yang sedang duduk dan berbincang.

Misalnya, ketika kamu sedang berada di rumah teman dan harus melewati beberapa orang yang sedang duduk, kamu bisa sedikit menundukkan badan sambil mengatakan "nuwun sewu". Gak perlu berlebihan, gerakan kecil dan ucapan yang sopan sudah cukup.

2. Jangan Asal Klakson

Buat kamu yang membawa motor selama tinggal di Jogja, penggunaan klakson juga perlu diperhatikan. Klakson sebenarnya memiliki fungsi penting, yaitu memberikan tanda kepada pengguna jalan lain. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan keadaan. 

Ketika melewati gang sempit atau kawasan permukiman, kamu tidak perlu membunyikan klakson berkali-kali agar orang segera menyingkir. Cukup kurangi kecepatan dan berikan jarak kepada orang yang sedang berjalan. Di Jogja membunyikan klakson sembarangan dianggap kurang sopan, apalagi di gang-gang jalanan.

3. Bicara Dengan Nada Lembut

Ketika tinggal di Jogja, kamu mungkin akan menemukan gaya komunikasi yang berbeda dengan daerah asalmu. 

Salah satu ciri khas orang Jogja adalah cara berbicara yang pelan dan lembut, kalau kamu yang terbiasa berbicara dengan nada tinggi atau cepat, coba deh menyesuaikan sedikit.

Bukan berarti kamu harus mengubah kepribadian, tapi menyesuaikan volume dan intonasi akan membuat interaksi terasa lebih nyaman untuk lawan bicaramu.

4. Kenali Petunjuk Arah Khas Jogja

Buat kamu yang baru pertama kali tinggal di Jogja, jangan kaget kalau suatu saat bertanya lokasi kepada warga dan jawabannya bukan “belok kanan” atau “belok kiri”. Bisa jadi kamu malah mendapat petunjuk seperti, “Nanti lurus sampai lampu merah, terus ke arah utara.” 

Supaya gak bingung, kamu bisa mulai mengenali posisi mata angin di sekitar tempat tinggalmu. Gunung Merapi yang berada di sebelah utara Yogyakarta juga bisa menjadi salah satu patokan untuk membantu mengenali arah mata angin. Jadi, ketika sudah mengetahui posisi utara, kamu akan lebih mudah membayangkan mana timur, barat, dan selatan. 

Selain memahami arah, saat ingin menanyakan alamat kepada warga saat naik motor, lepaskan helm terlebih dahulu , lalu ucapkan izin sebelum bertanya. Hal sederhana ini merupakan bentuk sopan santun dan hormat kepada orang yang kamu ajak berbicara. 

5. Biasakan Bertegur Sapa

Jangan heran ketika berjalan di sekitar kos ada warga yang menyapamu, meskipun kalian belum pernah bertemu atau belum mengenal satu sama lain. Karena, menyapa dan bertegur sapa merupakan salah satu kebiasaan yang menunjukkan kepedulian terhadap orang di sekitar.

Kalau ada yang menyapa, kamu tidak perlu bingung harus menjawab apa. Cukup tersenyum, mengangguk, atau membalas sapaan tersebut. 

Kebiasaan ini penting karena sebagai mahasiswa pendatang, kamu bukan hanya menjadi bagian dari kampus, tetapi juga bagian dari lingkungan tempat kamu tinggal. Dengan membiasakan diri menyapa, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai keberadaan mereka. 

Culture shock itu wajar banget dialami mahasiswa baru, apalagi kalau kamu datang dari daerah dengan budaya dan kebiasaan yang berbeda. Gak perlu khawatir kalau masih ada beberapa hal yang belum kamu pahami. Anggap saja setiap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar dan beradaptasi. 

Selamat menikmati pengalaman baru sebagai mahasiswa di Jogja!