Persaingan tablet gaming kian bergairah setelah Honor memperkenalkan WIN Pad, perangkat ringkas yang dirancang untuk memanjakan para pemain game dengan performa kelas flagship. Bukan sekadar mengandalkan spesifikasi tinggi, tablet ini membawa perpaduan layar OLED ber-refresh rate 240 Hz, prosesor Snapdragon generasi terbaru, sistem pendingin aktif, serta baterai berkapasitas besar.
Racikan tersebut membuat Honor WIN Pad tampil sebagai perangkat yang patut diperhitungkan oleh gamer yang mendambakan kelincahan, ketahanan, dan kenyamanan bermain dalam satu genggaman.
Honor resmi memperkenalkan WIN Pad di China pada 21 Oktober 2026, bersamaan dengan peluncuran sejumlah perangkat dari keluarga WIN. Tablet ini menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman bermain game dengan respons visual cepat tanpa harus membawa perangkat berukuran besar.
Untuk harga, Honor WIN Pad dibanderol mulai 4.499 yuan atau sekitar Rp12,20 juta untuk konfigurasi 12 GB/256 GB. Sementara itu, varian 16 GB/512 GB dipasarkan dengan harga resmi 5.499 yuan atau sekitar Rp14,91 juta. Harga tersebut merupakan konversi perkiraan dari mata uang China ke rupiah, bukan harga resmi Indonesia.
Layar OLED 240 Hz, Sajikan Gerakan Lebih Luwes
Layar Honor WIN Pad adalah panel OLED berukuran 8,4 inci. Ukuran ini menawarkan kompromi menarik antara keleluasaan layar tablet dan kepraktisan perangkat portabel. Pengguna memperoleh bidang pandang lebih lapang daripada ponsel, tetapi tetap bisa membawa perangkat dengan relatif mudah saat bepergian.
Melansir laman HUAWEI Central, Rabu (21/10/2026), layar tersebut mengusung resolusi 2.304 × 1.440 piksel dengan kerapatan sekitar 324 piksel per inci. Perpaduan resolusi tinggi dan teknologi OLED berpotensi menyajikan teks yang tajam, warna pekat, serta kontras yang memikat. Karakteristik ini tidak hanya berguna untuk bermain game, tetapi juga mendukung aktivitas menonton film, membaca, dan menikmati konten multimedia.
Keistimewaan lainnya ialah refresh rate hingga 240 Hz. Angka tersebut menunjukkan kemampuan layar memperbarui gambar sampai 240 kali per detik. Dalam permainan yang mendukungnya, gerakan karakter, pergeseran kamera, serta animasi dapat terlihat lebih mulus dibandingkan pada layar dengan refresh rate lebih rendah.
Menurut informasi peluncurannya, lebih dari 40 game mendukung refresh rate hingga 240 Hz. Sejumlah gim lain juga memperoleh dukungan refresh rate asli 185 Hz dan 165 Hz. Kendati demikian, manfaatnya tetap bergantung pada dukungan masing-masing game, kemampuan perangkat lunak, serta frame rate yang mampu dihasilkan sistem.
Honor turut mengklaim tingkat kecerahan puncak layar mencapai 6.000 nit dan rasio layar terhadap bodi sebesar 93 persen. Angka kecerahan puncak tersebut merupakan klaim spesifikasi yang tidak serta-merta menggambarkan kecerahan berkelanjutan di seluruh layar. Meski begitu, kombinasi panel OLED dan bezel yang relatif tipis menjanjikan tampilan yang imersif.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Jadi Otak Performa
Kemampuan visual yang mumpuni tentu perlu ditopang dapur pacu sepadan. Honor WIN Pad menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, prosesor kelas atas yang dirancang untuk menangani beban komputasi berat.
Chipset ini dipadukan dengan GPU Adreno 840. Kombinasi tersebut menjadi fondasi untuk menjalankan game dengan grafis kompleks, memproses efek visual, serta menjaga kelancaran perpindahan antarmenu dan aplikasi.
Honor WIN Pad tersedia dalam konfigurasi RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB serta RAM 16 GB dengan penyimpanan 512 GB. Kapasitas RAM yang besar membantu perangkat mengelola banyak proses, sedangkan penyimpanan lega memberi ruang bagi game berukuran besar, rekaman permainan, foto, dan beragam aplikasi.
Bagi pemain game kompetitif, spesifikasi tinggi memang menjadi modal penting. Namun, pengalaman bermain tidak hanya ditentukan oleh chipset. Optimalisasi game, kestabilan suhu, pengaturan grafis, serta kemampuan sistem mempertahankan performa dalam sesi panjang turut menentukan hasil akhirnya.
Oleh karena itulah, pendekatan Honor yang menggabungkan prosesor kelas flagship dengan sistem pendingin aktif menjadi salah satu aspek paling menarik dari tablet ini.
Kipas Turbo 15.000 RPM untuk Meredam Panas
Perangkat bertenaga tinggi menghadapi tantangan berupa peningkatan suhu saat menjalankan tugas berat. Dalam sesi bermain yang panjang, panas berlebih dapat membuat sistem menurunkan kinerja untuk menjaga temperatur komponen. Dampaknya, performa yang semula kencang berpotensi menjadi kurang stabil.
Honor berupaya mengatasi persoalan tersebut melalui sistem pendingin yang memadukan dua vapor chamber dengan kipas turbo aktif. Kipasnya diklaim mampu berputar hingga 15.000 rpm, membantu mengalirkan panas keluar dari perangkat.
Menurut laporan Gizmochina, Rabu (21/10/2026), sistem pendingin ini diklaim mampu menurunkan suhu permukaan perangkat hingga 8 derajat Celsius dalam kondisi pengujian tertentu. Angka tersebut perlu dipahami sebagai klaim produsen, bukan jaminan bahwa penurunan suhu yang sama akan terjadi pada setiap gim dan lingkungan penggunaan.
Kehadiran kipas aktif menjadi pembeda penting dibandingkan tablet konvensional yang umumnya mengandalkan pendinginan pasif. Solusi ini berpotensi membantu menjaga kestabilan kinerja saat pengguna menjalankan game dengan grafis intensif dalam waktu lama.
Meski demikian, kipas juga membawa konsekuensi yang patut dipertimbangkan. Pengguna perlu memperhatikan kemungkinan suara kipas, kebutuhan ruang aliran udara, serta perawatan agar saluran pendingin tidak terhalang debu.
Baterai 10.000 mAh, Menemani Sesi Bermain Lebih Panjang
Daya tahan menjadi unsur penting bagi perangkat yang dirancang untuk bermain game. Honor WIN Pad membawa baterai berkapasitas 10.000 mAh, angka yang terbilang besar untuk tablet ringkas dengan layar 8,4 inci.
Kapasitas tersebut memberikan bekal daya untuk menunjang aktivitas bermain, menonton video, menjelajahi internet, hingga menjalankan aplikasi produktivitas. Namun, durasi penggunaan sebenarnya akan bergantung pada tingkat kecerahan, refresh rate, beban gim, koneksi jaringan, dan pengaturan performa.
Tablet ini mendukung pengisian cepat 66 watt. Fitur tersebut ditujukan untuk memangkas waktu pengisian daya sehingga pengguna tidak perlu terlalu lama menunggu sebelum kembali beraktivitas.
Honor juga membekalinya dengan fitur pengisian balik hingga 27 watt. Dengan dukungan tersebut, tablet dapat digunakan untuk memasok daya ke perangkat lain yang kompatibel.
Feek Center, Pengaturan Performa Lebih Fleksibel
Honor WIN Pad tidak hanya menawarkan perangkat keras bertenaga. Perangkat ini juga menghadirkan Geek Center, pusat pengaturan yang memberi pengguna keleluasaan mengelola sejumlah parameter kinerja.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan seperti refresh rate layar, pengelolaan memori, serta perlindungan baterai saat daya mulai menipis. Pengaturan yang telah disesuaikan juga dapat disimpan sebagai profil lokal agar lebih mudah digunakan kembali.
Honor menyediakan mode performa Full Throttle untuk kebutuhan yang mengutamakan kemampuan maksimal perangkat. Mode ini dapat menjadi pilihan saat memainkan gim berat yang membutuhkan sumber daya komputasi lebih besar.
Kebebasan mengatur performa memberikan nilai tambah bagi pengguna yang gemar menyesuaikan perangkat berdasarkan kebutuhan. Mereka dapat mengutamakan kelancaran permainan saat bertanding atau memilih pengaturan yang lebih hemat daya untuk penggunaan sehari-hari.
Getaran Lebih Responsif dan Desain Ringkas
Pengalaman bermain game juga dipengaruhi oleh respons sentuhan dan umpan balik fisik. Untuk mendukung aspek tersebut, Honor WIN Pad dibekali dua motor linear sumbu X yang dirancang menghasilkan getaran lebih responsif.
Fitur haptik semacam ini dapat menambah sensasi saat pengguna menerima benturan, melakukan aksi tertentu, atau berinteraksi dengan elemen permainan yang mendukung efek getaran. Tingkat manfaatnya tetap bergantung pada optimalisasi perangkat lunak dan dukungan gim.
Dimensi layar 8,4 inci membuat tablet ini memiliki karakter berbeda dibandingkan tablet gaming berukuran besar. Bentuk yang ringkas berpotensi memudahkan pengguna membawanya saat bepergian, bermain di kendaraan yang sedang berhenti, atau menikmati hiburan tanpa perlu menyiapkan ruang sebesar tablet konvensional.
Harga Honor WIN Pad dan Ketersediaannya
Honor WIN Pad diluncurkan secara resmi di China pada 21 Oktober 2026. Berdasarkan harga peluncuran yang diumumkan, kedua konfigurasi perangkat tersebut adalah RAM 12 GB/penyimpanan 256 GB, harga resmi 4.499 yuan, setara sekitar Rp12,20 juta. Sedangkan RAM 16 GB/penyimpanan 512 GB, harga resmi 5.499 yuan, setara sekitar Rp14,91 juta.
Pada masa penjualan awal, harga promosi dilaporkan turun menjadi 4.199 yuan atau sekitar Rp11,39 juta untuk varian 12 GB/256 GB. Varian 16 GB/512 GB mendapat harga promosi 5.199 yuan atau sekitar Rp14,09 juta.
Sementara itu, program subsidi pemerintah China dilaporkan membuat harga efektifnya turun menjadi 3.699 yuan atau sekitar Rp10,03 juta untuk varian dasar dan 4.699 yuan atau sekitar Rp12,74 juta untuk varian tertinggi. Harga subsidi tersebut tidak berlaku otomatis bagi semua pembeli karena bergantung pada ketentuan program yang berlaku di China.
Baca Juga
-
Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali
-
Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas
-
Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM
-
Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online
-
Huawei Watch GT 7 Pro Hadir dengan Material Premium, GPS Akurat, dan Ketahanan Air 5 ATM
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi
-
Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam
-
Bebas Iritasi! 4 Brightening Toner Lokal Tanpa Alkohol untuk Kulit Cerah
-
Rahasia Bumbu Aromatik Masakan Nusantara dan Segudang Manfaat Kemangi
-
Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?
Terkini
-
Ketika Udara Bersih Harus Dibeli Mahal, Haruskah Hak Bernapas Dirampas?
-
Drama To My Beloved Thief, Ketika Jiwa Seorang Pangeran Masuk ke dalam Jiwa Pencuri
-
Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali
-
Makna Lirik Lagu 'Coba Lagi': Pengingat Harapan saat Berada di Titik Terendah
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?