Sudah lama rasanya saya tidak berjalan kaki menikmati keindahan kota. Di Jakarta, menemukan trotoar yang ramah terhadap pejalan kaki memang 'mahal' harganya. Tak heran jika sebagian masyarakat Jakarta memilih transportasi umum seperti bus atau taksi untuk pergi ke tempat yang sebenarnya tidak begitu jauh.
Saya jadi ingat ketika berada di Sydney, Australia. Trotoar yang cukup lebar di samping dan sepanjang pertokoan membuat banyak orang memilih berjalan kaki, bahkan untuk jarak yang cukup jauh sekalipun. Saya juga rela berjalan kaki menyusuri trotoar selama 30 menit atau lebih dari satu tempat ke tempat lainnya.
Ini adalah foto yang saya ambil saat menunggu lampu merah di perempatan sebuah jalan utama di kawasan Sydney CBD. Tak hanya pejalan kaki, pengguna sepeda juga lebih leluasa menyusuri jalan-jalan di Sydney ini. Sesudah jam kantor, orang seakan tumpah ruah memenuhi jalan.
Jika di Jakarta jalanan dipenuhi sepeda motor, di Sydney, jalanan dipenuhi pejalan kaki. Bangunan-bangunan tua yang tetap dijaga meski dijadikan pusat perbelanjaan juga menambah kenyamanan dan pemandangan tersendiri bagi pejalan kaki. Ah, saya jadi rindu berjalan kaki di Sydney....
Dikirim oleh Angie, Jakarta
Anda punya foto atau cerita menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Baca Juga
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
Artikel Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
News
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
Terkini
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik