Latihan udara TNI Angkatan Udara (TNI AU) menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diwarnai sebuah insiden. Flare yang digunakan dalam latihan mengenai sebuah mobil warga yang sedang terparkir di area hotel di Sabang, Kamis (13/8/2026).
Akibat kejadian tersebut, kaca mobil berwarna merah mengalami kerusakan hingga pecah. Tiga benda berbentuk bulat dengan bekas terbakar juga ditemukan di sekitar kendaraan dan diketahui merupakan flare dari rangkaian latihan udara.
Video kejadian kemudian beredar di media sosial dan menarik perhatian warganet. Salah satunya diunggah melalui akun Instagram @jkt.feed.
TNI AU membenarkan adanya insiden tersebut. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik kendaraan atas kerusakan yang terjadi.
"TNI AU menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang mengakibatkan kerusakan pada kaca kendaraan milik warga saat pelaksanaan gladi kotor demo udara dalam rangka HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Nyoman dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
TNI AU Pastikan Kerusakan Mobil Diganti
Setelah mengetahui kejadian tersebut, perwakilan TNI AU langsung menemui pemilik kendaraan. Pertemuan dilakukan untuk mendengarkan keterangan pemilik sekaligus melihat secara langsung kondisi mobil yang mengalami kerusakan.
TNI AU juga memastikan insiden tersebut akan diselesaikan dengan bertanggung jawab. Seluruh biaya perbaikan kaca kendaraan yang rusak akibat flare akan ditanggung.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AU akan menanggung seluruh biaya perbaikan kaca kendaraan yang mengalami kerusakan. Proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik," kata Nyoman.
Dengan adanya langkah tersebut, TNI AU berharap kerusakan yang dialami pemilik kendaraan dapat segera diselesaikan. Insiden ini juga menjadi perhatian karena terjadi ketika latihan sedang berlangsung di tengah persiapan besar untuk perayaan kemerdekaan.
81 Pesawat Akan Meriahkan HUT ke-81 RI
Di balik insiden tersebut, TNI AU tetap mempersiapkan rangkaian atraksi udara untuk perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Sebanyak 81 pesawat dari berbagai unsur dijadwalkan ikut ambil bagian dalam pertunjukan udara. Pesawat-pesawat tersebut berasal dari TNI AU, TNI AD, TNI AL, Polri, hingga Basarnas.
Atraksi akan dilakukan dalam beberapa rangkaian, termasuk sebelum dan setelah upacara. Masyarakat nantinya dapat melihat berbagai aksi udara, mulai dari penerjunan hingga manuver pesawat tempur dan tim aerobatik.
Sejumlah alutsista yang dijadwalkan tampil juga cukup menarik perhatian, seperti Rafale, F-16, Sukhoi SU-27/30, T-50i Golden Eagle, Airbus A400M, CN-295, serta helikopter Apache.
Jupiter Aerobatic Team juga akan ikut memeriahkan acara dengan berbagai manuver udara. Sementara itu, rangkaian atraksi akan ditutup dengan Pegasus Dynamic Show menggunakan helikopter TNI AU.
Dengan persiapan yang melibatkan puluhan pesawat tersebut, demo udara menjadi salah satu bagian yang dinantikan dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun, insiden flare yang merusak kendaraan warga menjadi catatan tersendiri bagi pelaksanaan latihan sebelum acara utama.
Baca Juga
-
Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
Artikel Terkait
-
Mobil di Jakpus Diduga Kena Flare Pesawat Tempur, TNI AU Telusuri
-
Prabowo Singgung Pejabat TNI-Polri, Ada 1.000 Tambang Ilegal Masa Nggak Tahu?
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
Sidang Banding Kasus Air Keras Andrie Yunus Disorot: Khawatir Pemecatan Batal Bak Tim Mawar
-
Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka
News
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
Terkini
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah