Beberapa waktu lalu saya ketemu tukang sendal keliling. Mukanya penuh lebam, Luka-luka, babak belur.
Dia bawa dagangannya, dan nawarin sendal ke tante saya. Dia panggul itu dagangannya di pundak dia. Jalan sempoyongan.
Ternyata tukang sendal itu abis dipukulin orang yang ditawarinya sendal.
Saking sakitnya, tukang sendal itu sampai sulit untuk bicara. Bibir dan lidahnya luka. Tante saya saja sampai nangis melihatnya.
Saya tanya dia. Ternyata, rumah dia di Ciputat. Ngontrak.
Damn.. jauh bener dagang sendal door to door dari Ciputat ke Bogor.
Dari pagi dagangannya belum laku. Untuk ongkos pulang ke Ciputat pun gak punya. Gak tega, akhirnya saya kasih dia ongkos pulang dan dia nangis.
Indonesia memang 'gila' ya. Saya gak habis pikir, masih ada orang yang tega nyiksa pedagang sendal keliling.
Bebannya udah berat, janganlah ditambah susah. Dia pedagang sendal, bukan maling!!!
Dia kerja dari pagi sampe malam buat orang-orang yang dicintainya, yang nunggu dia di rumahnya. Mudah-mudahan pedagang sendal itu selamat sampai rumah.
Sedikit renungan buat saya pribadi. Saya cukup salut, saya rasa dia manusia tangguh yang mau kerja keras demi keluarganya.
Gak ada kenal menyerah, tiap hari dari Ciputat ke Bogor hanya untuk jual sepasang sendal seharga Rp45 ribu sepasang.
Bahkan, harus rela dipukulin orang-orang yg merasa hebat hanya karena merasa terganggu dengan kehadiran si tukang sendal yang nawarin dagangannya ke depan pintu mereka.
Beruntunglah kita-kita, kalian, yang sudah punya kerjaan bagus. Jangan disia-siakan.
Godbless you tukang sendal. Saya doain kamu dapat rezeki yang banyak. Amin!
Dikirim oleh Reza Irmansyah, Bogor
Anda memilliki foto atau cerita menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Baca Juga
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?
Artikel Terkait
News
-
Biaya Editing hingga Mic Rp0, Fakta di Balik Kasus Videografer Amsal Sitepu
-
8 Cara Menghidupkan HP yang Mati Total Tanpa Tombol Power dan Volume
-
Fakta Hukum Mengejutkan: Mengapa Menteri Korupsi, Presiden Tetap 'Kebal Hukum'?
-
Misi Menyelamatkan Kewarasan dengan Weekly Life Review
-
Pekerja Seni vs. Hukum: Dilema Empati Publik di Kasus Videografer Amsal Sitepu
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?