Anjing, kucing, atau burung merupakan binatang peliharaan adalah hal yang lazim. Namun ada beberapa keluarga yang memelihara hewan-hewan eksotik, seperti ular, laba-laba tarantula, atau tokek.
Nah, menyambut Hari Harimau Internasional 2017, India TV News memperkenalkan sebuah keluarga di Brazil yang memelihara 7 harimau sebagai hewan peliharaan.
Jadi ceritanya, seorang laki-laki bernama Aryas Borges menyelamatkan dua harimau dari sirkus pada 2005. Beberapa tahun kemudian, dua harimau itu menjadi tiga dan tiga kemudian menjadi tujuh ekor.
Laki-laki ini sendiri memiliki tiga anak perempuan, yaitu Nayara, Uyara dan Deusanira, yang berusia 24, 27 dan 28 tahun. Mereka menganggap rumah mereka aman dan penuh kasih sayang untuk kucing-kucing ini.
Mau lihat keseharian mereka dengan harimau, silakan saksikan video ini;
Sumber: Youtube
Pengirim: Kevin Raditya, mahasiswa.
Baca Juga
-
Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Drakor Speaking Dead Tampil di BIFAN, Ungkap Misteri Kasus yang Terkubur
-
Review Film Obsession: Suguhkan Horor Psikologis tentang Obsesi Berbahaya
Artikel Terkait
News
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
Terkini
-
Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Drakor Speaking Dead Tampil di BIFAN, Ungkap Misteri Kasus yang Terkubur
-
Review Film Obsession: Suguhkan Horor Psikologis tentang Obsesi Berbahaya