Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa nyamuk hanya cinta sama aku, tapi tidak sama dia? Alias hanya kamu yang digigit nyamuk...
Memang ada, lho, tipe-tipe manusia yang sangat disukai nyamuk. Barangkali kamu salah satunya.
Nah, kalau kamu penasaran, berikut 7 kriteria manusia yang amat disukai nyamuk;
1. Senang warna gelap
Mereka yang memakai baju warna gelap bakal didekati nyamuk. Kalau nggak mau 'dinyamukin', hindari baju warna hitam, abu-abu, biru donker, dan sejenisnya.
2. Golongan darah O
Menurut penelitian, golongan darah O sangat disukai nyamuk. Kemungkinan digigitnya dua kali lebih banyak daripada golongan darah lainnya.
3. Suka CO2
Entah kenapa, nyamuk suka banget dengan CO2 alias karbondioksida. Semakin banyak orang, semakin senang nyamuk, karena banyak CO2 di sana.
4. Keringat
Nyamuk juga suka banget sama keringat orang, sehingga kalau kamu habis olahraga, maka kamu akan menarik perhatiannya. Ia juga suka banget sama mereka yang nggak doyan mandi. Baunya terasa wangi buat nyamuk.
5. Bakteri di kulit
Jenis-jenis bakteri tertentu di kulit juga bisa menarik perhatian nyamuk.
6. Hamil
Menurut penelitian di Afrika, perempuan hamil dua kali lebih menarik perhatian nyamuk malaria.
7. Bir
Penyuka bir sangat menarik nyamuk. Para ilmuwan menduga, kandungan etanol yang meningkat dalam keringat dan kulit akibat konsumsi bir merupakan penyebabnya.
Pengirim: Sonya Chandra, karyawan.
Baca Juga
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?