Banyak orang tidak menyadari, 7 dari 10 orang yang membuat resolusi di awal tahun hanya bertahan sampai bulan Februari. Bagaimana dengan resolusi kamu? :(
Nah, supaya gak putus di tengah dan cuma jadi wacana, yuk simak 3 tips wujudkan resolusi ini.
1. Public Commitment
Apa itu public commitment? Sederhananya, public commitment adalah kamu menceritakan resolusi kamu ke orang lain. Bisa dengan sharing di Instagram Story, cerita langsung ke teman, sahabat, atau keluarga kamu. Dengan begitu, otomatis akan muncul insting yang memacu kamu untuk membuktikan diri bahwa kamu bisa mewujudkannya.
2. Cari Partner Sefrukuensi
Misal, kamu punya resolusi menurunkan berat badan. Cara yang paling tepat adalah pergi ke gym dan carilah teman yang memiliki resolusi yang sama dan ajaklah untuk berjuang bersama mencapai resolusi kalian. Boleh berdua, bertiga, atau lebih. Percayalah, kamu akan merasakan energi lebih ketika berjuang bersama dibanding berjuang sendiri.
3. Besarkan dan Jaga Terus Tekad Besarmu
Lakukan ritual sederhana seperti berdirilah di depan kaca, besarkan tekad, dan kepal erat tanganmu. Berjanjilah bahwa kamu akan berjuang sampai akhir dan menyelesaikan resolusimu. Inilah juga yang dilakukan sosok wanita inspiratif Merry Riana ketika memiliki resolusi meraih kebebasan finansial sebelum usia 30 tahun dan akhirnya berhasil. Lakukan ritual ini satu bulan sekali sambil merefleksikan dan mengevaluasi progress resolusi kamu. Jaga terus tekad besarmu ya.
Semoga resolusi 2020 bisa terwujud ya!
Baca Juga
-
3 Tips untuk Orang Tua Agar Anak Tidak Ketagihan Main TikTok
-
Rekomendasi 3 Buku Wajib Dibaca di 2020
-
3 Pelajaran Hidup dari Merry Riana, Sosok Wanita yang Sukses di Luar Negeri
-
Dear Ladies, 10 Quotes Merry Riana Ini Bisa Jadi Obat Penenang Hatimu
-
Bulan Perempuan Internasional, Ini 5 Tokoh Perempuan Indonesia Inspiratif
Artikel Terkait
News
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
-
Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda
-
Ichigo Ichie: Seni Menikmati Hidup di Era Distraksi Digital
Terkini
-
Kasta Ekskul di Sekolah Negeri: Bakat yang Terhalang Isi Dompet
-
Matinya Preman Pasar
-
Pendidikan Tanpa SPP, Tapi Tidak Tanpa Beban: Membaca Pelanggaran Hak Anak
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Narasi Politik yang Setengah Jadi di Balik Kampanye Sekolah Gratis