Pertandingan bola harus dimainkan secara tertutup atau digelar tanpa penonton karena virus corona. Tindakan ini sudah dilakukan oleh beberapa liga sepakbola top eropa.
Pertama dilakukan oleh Liga Serie A di Italia. Pertandingan bola dimainkan secara tertutup atau tanpa penonton. Hal ini dilakukan demi menghindari penyebaran virus corona.
Negara Italia sendiri merupakan negara terbesar kedua setelah China yang terjangkit virus corona. Data hari Kamis (12/3/2020) menunjukan 12.462 orang telah terjangkit di Italia dengan total kesembuhan 1.045 orang dan kematian 827 orang.
Menyusul Italia, negara seperti Spanyol dan Perancis ikut menutup akses penonton ke pertandinga Liga sepakbolanya.
La Liga mengumumkan bahwa pertandingan tanpa penonton akan dimulai di dua putaran pertandingan berikutnya. Tindakan ini merupakan bimbingan dari Kementerian Kesehatan Spanyol.
Sementara di Perancis, Pemerintah Perancis mengumumkan pada hari Minggu (8/3/2020) terkait larangan pertemuan lebih dari 1.000 orang. Ini termasuk pertandingan Liga sepakbola yang akan dilarang hingga 15 April.
Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn, juga meminta pertemuan yang dihadiri 1.000 orang untuk dibatalkan. Pertandingan sepakbola Liga di Jerman seperti pertandingan Borussia Monchengladbach melawan Cologne dan Union Berlin melawan Bayern Munich terpaksa bermain tanpa penonton.
Baca Juga
-
8 Cara Menghilangkan Bau Mulut, Jangan Makan Permen!
-
5 Cara Screenshoot di Laptop, Bisa Screenrecord Juga
-
Daftar 5 Film Horor yang Pernah Masuk Nominasi Best Picture Oscar
-
Sukses dengan Part 1 dan 2, A Quiet Place Part 3 Akan Hadir 31 Maret 2023
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
Artikel Terkait
-
Dua Pasien Negatif Corona Belum Dipulangkan, RSPI: Tunggu Hasil Lab Kedua
-
Sebut Rumah Pasien Corona Dekat Stasiun, Pemprov DKI: Kita Perlu Waspada
-
Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur
-
Khawatir Sebar Corona, 126 Warga Negara Asing Ditolak Masuk ke Indonesia
-
Jawa Tengah Awasi 38 Pasien, 6 Orang Diduga Kuat Terinfeksi Virus Corona
News
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu