Melalui kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PMM) yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang, di mana kegiatan itu merupakan tempat bagi mahasiswa UMM untuk dapat berperan aktif dalam kehidupan di masyarakat. Salah satunya melakukan sosialisasi yang dilaksanakan di wilayah Bareng, Jombang.
Tim PMM Mahasiswa UMM yang beranggotakan dua orang yakni Farhan Rizqi dan Cardio Miftahul, yang dibantu oleh tenaga Kesehatan Puskesmas Bareng memberikan sosialisasi mengenai Adaptasi Tatanan Hidup Baru di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang kepada para siswa siswi serta kepada guru yang hadir mendampingi
Kegiatan ini dibimbing serta diawasi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Setyo Wahyu S, SE., ME. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2020.
Alasan diadakannya sosialisasi di pondok pesantren/boarding school ini dikarenakan tempat tersebut merupakan ttempat yang rawan untuk menjadi tempat penularan virus COVID-19 ini, dikarenakan akan selalu banyak orang yang berkumpul dan tinggal disatu tempat secara Bersama dalam jangka waktu yang lama, dan yang tidak diharapkan yakni aka nada timbul cluster baru dari pindok pesantren/boarding school.
Materi yang diberikan kurang lebihnya mencakup bagaimana cara melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan beberapa permasalahan yang sering terjadi di pondok pesantren yakni untuuk meminjamkan benda milik pribadi satu sama lain, di mana dapat berpotensi menularkan virus COVID-19 ini. Materi yang disampaikan secara lisan juga serta dengan diberikan brosusr tentang bagaimana cara menjaga kebersihan, gejala-gejala yang mengarah pada COVID-19, serta barang-barang apa saja yang harus selalu dibawa setiap hari di era adaptasi kehidupan baru ini dengan menggunakan gambar yang menarik agar dapat mudah diterima dan dipahami oleh siswa.
“saya yakin, adik-adik dan pengajar disini sudah sangat memahami bagaimana pelaksanaan adaptasi hidup baru, sudah tampak dari protocol Kesehatan yang diterapkan sejak dari kedatangan siswa sampai ruangan-ruangan yang sudah diberi jarak dan ruang Kesehatan yang sudah mulai dibenahi. Semoga tidak ada kasus baru khususnya dari sekolah ini” ujar Cardio selaku coordinator dari kelompok 13 PMM UMM, Sabtu (25/07/2020)
Bersamaan dengan diadakannya sosialisasi yang dilaksanakan Kelompok 13 PMM UMM dan Puskesmas Bareng, hari ini merupakan jadwal kedatangan siswa putra dari SMP Muhammadiya Boarding School. Kedatangan siswa dari luar kota sangat diatur dengan rapi oleh pengajar yang dibantu oleh OSIS Siswa SMP MBS tersebut.
“untuk kedatangan siswa kami sudah mengatur menjadi beberapa gelombang, serta terdapat aturan seperti saat siswa dating barang yang dibawa akan diangkut oleh mobil yang nantu akan disemprot disinfektan, serta nanti siswa yang datang harus memberikan keterangan telah melaksanakan rapid test serta hasilnya. Apabila sudah siswa yang datang wajib langsusng mandi sebelum memasuki kamar yang telah disediakan agar menjaga kebersihan kamar” ujar Ibu Dewan Kiswanti, S.Ag selaku ibu asuh di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang.
Dengan diadakannya sosialalisasi serta pengeckan protocol kesehatan seperti ini diharapkan tidak aka nada timbulnya kasus baru serta sekolah dapat melaksanakan protocol Kesehatan dengan baik dan tepat agar mencegah terjadinya penularan serta memutuskan rantai penularan COVID-19.(frr/cmf)
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
News
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met