Senin (10/08/2020), Kelompok 52 Gelombang 4 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Puskesmas 9 Nopember, Lurah, Perwakilan Tim Satgas Covid (Bhabinkamtibmas dan Babinsa) Kelurahan Pengambangan melakukan penyuluhan keliling dan pembagian masker di Pasar Sejumput Pengambangan RT.6, Banjarmasin.
Penyuluhan keliling menggunakan pengeras suara, edukasi secara verbal, penempelan poster di sudut pasar serta pembagian brosur mengenai pencegahan covid-19 kepada pedagang ataupun pembeli di pasar tersebut.
Kegiatan ini merupakan salah satu tujuan dari puskesmas, yaitu melakukan edukasi tanpa henti. Meilia Aisya, selaku koordinator kelompok bersama Nadia Nabilah, Siti Nurlaili, Andi Ika Patriasih dan Andi Zainuddin Japeri memberikan aksinya dalam mendukung kegiatan tersebut.
Andi Zainuddin, selaku anggota kelompok 52 menyampaikan bahwa salah satu upaya dalam menurunkan penyebaran Covid-19 yaitu dengan melakukan edukasi dan turun langsung ke masyarakat.
“Kami sebagai mahasiswa berperan sebagai penggerak masyarakat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik dan menjaga nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga adanya kegiatan ini dapat turut serta menjadikan Kota Banjarmasin terutama Kelurahan Pengambangan memasuki wilayah zona hijau”, tuturnya.
Pembagian masker juga dilakukan dalam upaya mencegah penularan antar sesama warga, mengingat penyebarannya begitu mudah melalui mata, hidung dan mulut.
“Saya sangat berharap dengan adanya pembagian masker dari puskesmas dan kelurahan, masyarakat mampu selalu menggunakan dan mematuhi protokol kesehtan yang sudah digaungkan oleh pemerintah demi dirinya sendiri, keluarga maupun orang terdekatnya”, Ucap Siti.
Meilia menambahkan, kasus Covid-19 sering tidak memberikan tanda dan gejalanya, dengan menggunakan masker kita dapat waspada saat berinteraksi jual beli di pasar.
Mengingat obat atau vaksin Covid-19 masih dalam penelitian oleh para ilmuwan, maka perlu adanya kerjasama antar masyarakat, tenaga kesehatan ataupun pemerintah dalam menakan angka penyebaran.
Muhammad Syahriza Fahlepi, SKM selaku Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas 9 Nopember mengungkapkan keresahannya.
Pasar Sejumput Pengambangan di RT.6 ini merupakan salah satu tempat yang sulit untuk mengindahkan protokol kesehatan, maka dari itu kami bersama lintas sektor berupaya menertibkan masyarakat agar menjadi kebiasaan yang baru dan mampu untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, kesadaran masyarakat di tempat umum semakin meningkat mengenai protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru seperti selalu menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan serta dapat menurunkan kasus Covid-19, khususnya di Kelurahan Pengambangan”, pungkasnya.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban