Pada Senin, (13/08/2020), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 52 Gelombang 4 melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Kota Banjarmasin bersama Puskesmas 9 Nopember. Kegiatan kali ini dalam rangka penyuluhan mengenai Covid-19 dan pendataan keluarga sehat secara door to door yang didampingi oleh Lurah dan Ketua RT 014 Kelurahan Benua Anyar.
Meilia Aisya, selaku koordinator kelompok 52 bersama Nadia Nabilah, Siti Nurlaili, Andi Zainuddin Japeri dan Andi Ika Patriasih dengan dosen pembimbing lapang Yaris Adhial Farjrin, SH., MH. turut memberikan kontribusinya dalam mendukung edukasi tanpa henti kepada masyarakat.
Penyuluhan keliling merupakan salah satu program dari Puskesmas 9 Nopember dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19. Semboyan edukasi tanpa henti akan terus digaungkan demi terciptanya masyarakat yang sehat dan bebas dari Covid-19.
Konsep door to door dipilih agar warga semakin mengerti mengenai pencegahan Covid-19 dalam masa adaptasi kebiasaan baru, menghindari kerumunan serta terjalinnya kedekatan secara emosional.
“Warga dapat bertanya langsung apabila merasa kurang paham dan menyampaikan keresahannya sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi dalam kegiatan penyuluhan berikutnya”, ucap Siti.
Andi Ika, selaku anggota kelompok kembai menegaskan bahwasanya dengan adanya kegiatan ini, terutama di Kelurahan Benua Anyar yang sudah mulai mampu bangkit melawan Covid-19 dapat mempertahankan dan meningkatkan proteksi diri dalam menghadapi masa adaptasi baru.
Oleh karena itu, kami memberikan “Starter Kit New Normal” yang berisikan masker, hand sanitizer, vitamin c serta pamflet mengenai apa saja yang harus dilakukan ketika berada di luar rumah atau melakukan aktivitasnya.
Pemberian ini bukan tanpa alasan, mengingat Kota Banjarmasin yang kasus Covid-19 kian hari makin meningkat. Harapannya, dengan adanya pemberian “Starter Kit New Normal” masyarakat semakin sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan.
“Menurut saya, kesehatan merupakan salah satu rezeki yang Tuhan berikan kepada kita semua, dengan kita mencoba menjaga diri dan orang terdekat sama halnya dengan kita bersyukur akan nikmat yang sudah diberikan”, tutur Andi Zainuddin.
Sembari memberikan penyuluhan, pihak Promosi Kesehatan Puskesmas 9 Nopember bersama Mahasiswa UMM mendata seluruh keluarga RT 014 yang ada di wilayah kerjanya. Pendataan ini merupakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).
Meilia, selaku koordinator kelompok 52 menyampaikan pendapatnya dalam kegiatan ini.
Hasil pendataan nanti akan dimanfaatkan untuk melakukan intervensi dari permasalahan yang ada di dalam keluarga, nantinya akan dilakukan pemecahan masalah melalui manajemen puskesmas.
“Harapannya dengan adanya program ini, dapat terciptanya keluarga yang sehat, aman, dan nyaman serta bebas dari Covid-19”, pungkasnya.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara