Rohit Chand mengaku dirinya sangat berutang banyak kepada Persija Jakarta dalam perjalanan kariernya. Menurut gelandang asal Nepal ini menilai performanya terus mengalami peningkatan setelah bergabung dengan Persija.
Rohit sendiri merupakan pemain asing yang paling lama membela Macan Kemayoran. Rohit Chand sudah dua periode memperkuat Persija Jakarta yang diakumulasikan selama tujuh tahun.
Sejak didatangkan dari PSPS Pekanbaru pada 2013, Rohit selalu menjadi andalan di lini tengah Persija. Pada periode pertama (2013-2015), Rohit tampil sebanyak 30 kali dan mencetak tiga gol. Adapun pada periode kedua (2017 hingga sekarang), Rohit Chand menjadi andalan lini tengah Persija Jakarta dan sudah tampil 92 kali dan mencetak delapan gol.
Bahkan di Persija lah ia banyak mengalami kesuksesan. Sukses meraih banyak gelar seperti Piala Presiden dan Liga 1 di 2018, Rohit juga pernah ditasbihkan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia di tahun sama.
Mantan pemain T-Team ini mengaku banyak berutang budi kepada Persija. Ia pun ingin membalasnya dengan memilih untuk fokus kepada kariernya bersama Persija. Apalagi performanya juga berimbas di timnas Nepal.
“Saya merasa keterampilan saya meningkat, dan permainan saya telah mencapai level yang lebih baik. Saya berterima kasih kepada manajemen klub atas kepercayaan pada saya,” ucap Rohit.
Lebih lanjut kesuksesannya saat ini juga terpengaruh oleh bintang AC Milan, Paolo Maldini. Menurutnya pemain asal Italia itu menginspirasinya untuk menjadi pribadi santun baik itu di dalam maupun di luar lapangan.
“Maldini merupakan pemain idola saya sejak anak-anak. Dia sampai sekarang tetap menjadi inspirasi buat saya. Dia tidak hanya sebatas seorang bek, tapi juga mempunyai kepribadian yang bagus, berjiwa pemimpin, dan konsisten di setiap pertandingan,” tutupnya.
Artikel Terkait
News
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik
-
Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
Terkini
-
Segelas Air dari Jantung Kekasihku
-
Sensasi Makan Indomie di Bawah Bayangan Kapal Raksasa: Mengulik Dermaga Pelabuhan Cirebon
-
Rumah Kontrakan Nomor 7
-
Semalam Malas Nikah, Pagi Malah Ingin: Bagaimana FYP TikTok Mengacak Standar Kebahagiaan Kita
-
Headphone Retro "Kalcer" di Bawah 500 Ribu: Mengulik Moondrop Old Fashioned