Kelompok PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) Kelompok 73 Gelombang 3 sudah sebulan melakukan kegiatannya di Kampung Wambes. Salah satu kegiatan Kelompok PMM UMM Wambes yaitu dengan melakukan cek kesehatan secara door to door (rumah ke rumah) kepada warga Kampung Wabes. Langkah ini dilakukan agar warga setempat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, apalagi saat pandemi seperti ini. Cek kesehatan berupa cek suhu tubuh dan cek tekanan darah.
Cek suhu tubuh dilakukan juga dengan memberikan edukasi kepada masyarakat berapa suhu tubuh normal orang sehat, dan cek tekanan darah yang normal dan himbauan bagaimana cara menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat, dan waspada akan tanda-tanda virus corona (covid-19), dan agar segera ke pelayanan kesehatan jika mengalami tanda-tanda tersebut.
Cek kesehatan ini dilakukan secara door to door (rumah ke rumah), karena untuk meminimalisir adanya kerumunan warga. Hal ini juga merupakan langkah kecil untuk mengurangi penyebaran virus covid-19.
“Cek kesehatan ini kami lakukan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan diri. Dimana kita memberikan edukasi tentang hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit dan melindungi orang-orang di sekitar kita. Mari kita cegah, dari pada mengobati”, ujar Divanti selaku Koordinator Kelompok PMM UMM Wambes (4/9/20)
Kelompok PMM UMM Wambes juga memberikan edukasi kepada warga setempat tentang pembuatan handsanitizer dengan bahan herbal. Kegiatan ini dilakukan dengan menontonkan video tutorial yang sudah mereka buat. Diharapkan dengan ini masyarakat dapat membuat sendiri hand sanitizer di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar.
Selain itu, Kelompok PMM UMM Wambes juga membagian goodie bag “ New Normal Starter Kit” kepada warga setempat. Isi dari goodie bag ini adalah masker kain, sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan vitamin c. Di mana semua isi goodie bag ini adalah item wajib yang dibawa dan digunakan untuk melakukan aktifitas di era new normal.
Masker sangat wajib digunakan saat beraktifitas di luar rumah, sabun cuci tangan penting untuk menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas dan dapat juga menggunakan hand sanitizer jika tidak tersedia air. Serta vitamin yang penting untuk tetap menjaga daya tahan tubuh, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.
Kegiatan ini mendapatkan tanggapan baik dari warga setempat. Warga Kampung wambes merasa senang dan terbantu akan adanya kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok PMM Wambes.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Gegara Kebijakan Rokok Baru, RI Berpotensi Kehilangan Pendapatan Negara
-
Netizen Geram, Pria Viral 'Joget Cuan' Rp6 Juta/Hari Terlihat Lagi di Agenda Program MBG
-
Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas
-
Investor Asing Jual Saham Rp 587,21 Milar Hari Ini, Paling Tinggi BBCA
-
Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
News
-
Creator Merchant Makin Ramai, Event Jejepangan Ikut Dorong Industri Kreatif
-
Tak Perlu Bingung, Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 secara Resmi dan Legal!
-
Orang Utan Jennifer dan Hayato Dipertemukan, Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang dalam Konservasi
-
Polusi Udara Level 'Aman' Tetap Berisiko Bagi Kesehatan, Apa Dampaknya?
-
Bahlil Lahadalia Ingin Bertemu Sosok di Balik Lagu MBG yang viral, Ada Apa?
Terkini
-
Less Waste Hulu ke Hilir: Mengapa Pencegahan Sampah Harus Jadi Prioritas?
-
Sinopsis Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai, Film Romcom Terbaru Varun Dhawan
-
Mencintai Kehidupan dengan Bekerja: Refleksi Almustafa Karya Kahlil Gibran
-
Menambal Kebocoran Sistemis: Menakar Solusi Less Waste dari Hulu ke Hilir
-
Tiru Cara Orang Jepang: Bawa Kantong Plastik Kecil untuk Wadah Sampah Kita