Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa 64 Universitas Muhammadiyah Malang tengah berusaha membentuk program yang bermanfaat untuk masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh lima mahasiswa UMM, Yolanda Dewi Sasmitha, Dinda Puspaseroja, Rais Syafi’I, Irfan Muhammad R, dan Chano Paramita yakni EPPL (Edukasi Pemasaran Produk Lokal) (12/09). Program ini berkaitan dengan kegiatan dasawisma warga Dusun Sawahan, Desa Giripurno.
Tim KKN yang berlokasi di Dusun Sawahan, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu-Malang, oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM, Aan Sugiharto. (Pesan dari pelaksanaan EPPL). Meningkatkan kemampuan dan pendapatan penjualan masyarakat merupakan tujuan utama tim KKN PMM 64 UMM. Hal ini dirasakan oleh Ifah, warga Dusun Sawahan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Mulanya ia mengaku bahwa kegiatan penjualan produk sudah dibentuk sejak dahulu. Namun, minimnya sarana promosi membuat penjualan mereka terhenti.
Ifah mengaku senang dan antusias menyambut tim KKN PMM UMM karena kegiatan di desa menjadi lebih padat dan warganya lebih aktif. Dita selaku warga Dusun Sawahan mengaku mendapat pengalaman dan pembelajaran dari kegiatan EPPL. Ia kini memahami bagaimana cara mengemas serta memasarkan produk. Kuncinya adalah melalui hal-hal sederhan apabila dimaksimalkan akan menjadi sesuatu yang layak dipasarkan. Ia berharap setelah pelaksanaan kegiatan ini warganya lebih maju untuk mengembangkan dasawisma dan lebih produktif.(DIN)
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Jalan Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 1 Meter, Ditargetkan Rampung Sebelum Nataru
-
Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi
-
Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara
-
Kasus Penyadapan Presiden Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih
-
Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z
News
-
Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Terkini
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
-
Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?
-
Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial