Maraknya kasus pencurian Kendaraan bermotor (curanmor) khususnya pada kendaraan roda dua sangat meresahkan masyarakat. Karena kendaraan bermotor saat ini masih sangat rentan untuk dilakukan pencurian, terutama dalam hal keamanannya yang terbilang masih kurang. Pencegahan dalam pencurian tidak cukup jika hanya mengandalkan kunci ganda, kendaraan perlu dilengkapi dengan perangkat yang dapat memantau dan mengontrol kendaraan tersebut. Dengan begitu para pemilik kendaraan tidak perlu khawatir, karena kendaraannya memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi sehingga meminimalisir terjadinya kasus pencurian.
Dengan majunya perkembangan teknologi yang cukup pesat, perlu adanya inovasi dalam menciptakan sebuah alat yang dapat terhubung langsung secara jarak jauh. Hal tersebut membuat teknologi IoT (Internet of Things) semakin dibutuhkan dan menjadi tantangan dalam mengimplementasikannya di berbagai bidang, khususnya pada kendaraan.
Kendaraan bermotor umumnya belum dilengkapi sebuah modul GPS (Global Positioning System) sehingga perlu dilengkapi dengan modul tersebut yang diimplementasikan dalam sistem tertanam (Embedded System) supaya kendaraan dapat dipantau dari jarak jauh. Penggunaan sistem tertanam adalah sebuah pilihan yang tepat untuk mengimplementasikan perangkat ini, karena hemat daya dan harganya juga relatif murah. Untuk membuat perangkat ini memerlukan Mikrokontroler SIM7000e, Modul GPS Neo-6M dan Modul Relay yang akan dirangkai menjadi sebuah perangkat IoT.
Perangkat ini nantinya dapat dipasang dalam jok kendaraan tepatnya bagasi penyimpanan yang akan dihubungkan langsung ke aki motor sebagai suplai daya, dan Perangkat ini juga memerlukan sebuah kartu sim yang dipasang dalam Mikrokontroler SIM7000e sebagai media untuk melakukan pengiriman data ke server.
Saat perangkat diaktifkan, perangkat tersebut akan mengirimkan posisi kendaraan berada dalam bentuk titik koordinat lokasi dari satelit GPS ke dalam server yang terhubung. Untuk mengontrol perangkat tersebut bisa memanfaatkan aplikasi Telegram sebagai monitoring dengan fitur Chat Bot, fungsi ini dapat menerima perintah dari pengguna untuk mengirimkan lokasi kendaraan sekarang berada dan Bot akan mengirimkan lokasi dalam bentuk link Google Maps yang ketika dibuka akan mengarah ke titik koordinat lokasi motor tersebut. Selanjutnya juga dapat mengatur kondisi Modul Relay on atau off yang menjadi fungsi saklar pengontrol mesin kendaraan, sehingga bisa mengatur arus listrik untuk menghidupkan atau mematikan kendaraan.
Oleh: Farhan Setyadi, Ridwan Siskandar M.Si
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Tanpa Alas Kaki dan Tanpa Suara, Makna di Balik Mubeng Beteng Malam 1 Suro
-
Catat Tanggalnya! Intip Keseruan Event Besar Thai Festival Jakarta 2026
-
3 Tahun Kabar Terdepan: Merajut Keberagaman, Mengawal Kebenaran
-
Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global
-
Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan
Terkini
-
Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal
-
Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda
-
Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik
-
Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?
-
MacBook Neo 2026 Resmi Hadir, Laptop Apple Murah dengan Layar Liquid Retina