Dari beberapa laporan menyebutkan kondisi Sungai Ciliwung sudah mencapai ketinggian air yang tidak biasa. Bogor dan Katulampa sudah pada siaga satu dan beberapa wilayah di Bogor telah mengalami kebanjiran. Kiriman air juga telah membanjiri beberapa wilayah Sukabumi, Jawa Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Bogor telah menerapkan sistem Penanggulangan Bencana di beberapa Kecamatan di Kota Bogor telah mengalami kebanjiran. Menurut laporan beberapa warga kanal Katulampa pada pukul 18:00 WIB telah mengalami ketinggian air yang tidak biasanya. Ketinggian air di Katulampa juga telah mengakibatkan beberapa wilayah Kecamatan bogor terpendam air.
Status siaga satu di Katulampa sudah di terapkan. Kiriman air terakhir dilaporkan telah membanjiri beberapa wilayah di jakarta. Sementara itu curah air hujan di Kota Bogor hingga malam hari juga belum mereda. Akibat ketinggian air dari Katulampa hingga Ciliwung telah membanjiri beberapa wilayah di jakarta.
Dikhawatirkan jika hujan tidak mereda dan juga ketinggian air belum surut, akan melumpuhkan wilayah Jakarta yang kini telah terpendam air di beberapa wilayah.
Banjir di DKI Jakarta masih menuai tanya. Beberapa warga khawatir akan kondisi banjir kini. Pasalnya DKI Jakarta kini masih menerapkan PSBB tahap dua, yang tengah memasuki minggu kedua. Laporan terakhir jumlah penularan virus Covid-19 masih sangat tinggi. Hingga saat ini tenaga kesehatan kuwalahan dalam menangani penularan virus Covid-19 yang terus meningkat.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat juga harus menghadapi kebanjiran di beberapa wilayah Jakarta. Penting nya kesadaran masyarakat akibat kerusakan banjir.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Banjir Datang Lagi, Ini Kiat Jaga Daya Tahan Tubuh Agar Tak Mudah Sakit
-
Best 5 Oto: Range Rover Donny Van de Beek, Cat Baru New Toyota GR Supra
-
Siasat Pemprov DKI Hadapi Banjir Jakarta di Tengah Wabah Pandemi
-
Gatot Nurmantyo Ungkap Penyebab Dipecat dari TNI dan 4 Berita Populer Lain
-
30 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Pemprov DKI Klaim Langsung Surut
News
-
Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026
-
Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?
-
Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan
-
Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB
Terkini
-
Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?
-
Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan
-
Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story
-
Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat
-
Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih