Melalui program Pengabian Mahasiswa oleh Masyarakat (PMM) dari Kelompok 75 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Gelombang 12 melakukan edukasi mengenai pembelajaran pembuatan alat cuci tangan otomatis dan handwash otomatis kepada anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Kec.Kras Kab.Kediri. Panti Asuhan ini berada dibawah naungan Muhammadiyah yang diasuh oleh bapak Zainal Panani. Adapun harapan yang ingin dicapai dari dilakukannya edukasi pembelajaran pembuatan alat ini sebagai sarana berbagi baik itu pengetahuan maupun pengalaman kepada anak-anak khususnya di panti asuhan Muhammadiyah Kras, agar mereka lebih bisa meningkatkan kesadaran dalam pencegahan Covid-19.
Inisiatif pembuatan alat cuci tangan otomatis ini merupakan ide yang disusun oleh kelompok 75. Dimana teknologi tersebut bertujuan untuk membantu mengurangi kontak langsung terhadap fasilitas umum guna mencegah penyebaran Covid-19. Terkait hal ini, bu Shanty selaku DPL kami memberikan dukungan penuh, "kegiatan pelatihan yang diberikan memberikan tambahan pengetahuan terkait aplikasi teknologi dalam pencegahan penyebaran Covid 19, selain itu dengan adanya alat ini juga semakin mengurangi resiko penularan melalui kontak tidak langsung pada saat cuci tangan"-ujarnya.
Alat cuci tangan otomatis ini dapat diterapkan di lingkungan panti asuhan dan juga seluruh lapisan masyarakat. Pembuatan alat ini cukup mudah untuk diimplementasikan secara langsung .Alat ini menggunakan sensor infra red yang diletakkan pada tempat kran air. Sebagai mikrokontrolernya kami menggunakan Arduino. Cara kerja dari alat ini ketika tangan didekatkan sensor dengan jarak yang sudah ditentukan, maka air akan secara otomatis mengalir dan berhenti ketika tangan menjauhi sensor.
Edukasi pembelajaran pembuatan alat cuci tangan otomatis dan handwash otomatis ini sangat diapresiasi oleh Bapak Zainal Panani selaku pengasuh panti asuhan. “Alhamdulillah menurut saya sangat bagus karena anak-anak panti belum memahami penuh untuk menjaga kebersihan, dan dengan adanya program dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tentang tutorial membuat alat cuci tangan otomatis ini saya sangat bersyukur sekali karena sangat membantu untuk kebersihan anak-anak panti khususnya pada kebersihan tangan”. Ujar Bapak Zainal Panani selaku pengurus panti asuhan
Artikel Terkait
-
OJK Pastikan Operasional KoinP2P Tetap Berjalan, Akseleran Fokus Selesaikan Pendanaan Bermasalah
-
3 Tahun Kabar Terdepan: Merajut Keberagaman, Mengawal Kebenaran
-
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Resmi Disetujui DPR, Mengapa PSSI Ngotot Naturalisasi Pemain Liga Amatir?
News
-
3 Tahun Kabar Terdepan: Merajut Keberagaman, Mengawal Kebenaran
-
Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global
-
Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru
Terkini
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Resmi Disetujui DPR, Mengapa PSSI Ngotot Naturalisasi Pemain Liga Amatir?
-
Menyoal Tulisan di Bak Belakang Truk: Viral, Vulgar, Atau Puitis Saja Sih?
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Ulasan Serial Zomvivor: Drama Horor Thriller dengan Efek Visual Luar Biasa!