Masih ingat handphone merk Blackberry? Merk handphone ini merupakan handphone kelas premium pada 10 tahun silam. Handphone ini juga dikenal dengan fitur chatnya bernama BlackBerry Messenger atau biasa disingkat BBM.
Sudah lama tidak terdengar, Blackberry berencana akan merilis handphone buatannya ke pasaran dengan style yang cukup unik untuk saat ini.
Hal ini merupakan hasil kerjasama antara pihak BlackBerry dan perusahaan startup OnwardMobility asal AS dan FIH Mobile, pabrikan ponsel Android di bawah Foxconn.
Dikabarkan bahwa handphone ini sudah mendukung teknologi konektivitas 5G. Selain itu, penampilannya yang unik juga tidak kalah menarik perhatian. Apa itu? Itu adalah hadirnya tombol fisik pada handphone tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa tombol fisik sudah banyak ditinggalkan oleh banyak perusahaan handphone. Tetapi nyatanya, Blackberry masih ingin mempertahankan tombol fisik QWERTY pada handphone barunya.
CEO OnwardMobility, Peter Franklin mengatakan jika ia memiliki rencana apabila nantinya handphone tersebut bakal dirilis di wilayah Amerika Utara (AS dan Kanada) serta Eropa pada tahun ini. Namun, dirinya juga tidak menepis dan berharap jika jangkauan pendistribusianya akan sampai ke Asia.
“Kami sedang dalam proses berbicara dengan pelanggan dan operator seluler dalam skala global untuk mengembangkan rencana distribusi kami,” kata Franklin, dikutip dari Nikkei Asia, Minggu (14/2/2021).
Franklin mengatakan bahwa karena keamananya yang terbilang mumpuni, handphone ini nantinya akan memiliki target pemasaran kepada para profesional dan korporat.
Namun, Franklin juga menambahkan apabila secara garis besar, handphone ini akan dirilis pada tahun 2021. Meskipun begitu, belum ada informasi tambahan mengenai tanggal persisnya handphone ini mulai didistribusikan serta dipasarkan.
Untuk diketahui, sejak tahun 2016 merk dagang Blackberry telah dipegang oleh TCL selaku perusahaan teknologi raksasa asal China. Kemudian, setelah mereka menyerah untuk menjual ponsel dengan merk Blackberry, perusahaan itu telah menghentikan produksi ponsel itu pada Agustus 2020 lalu.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Vivo V80 Lite 5G Meluncur, Tawarkan Baterai 10.000 mAh dan Kamera Sony 50MP
-
5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi di Indonesia, Bawa Layar 144Hz dan Dual Chipset
-
Daerah Ini Makin Padat Trafik Digital, XLSMART Genjot 5G dengan 1.200 BTS
-
Babak Baru Era 5G, XL Menyalip Jadi Operator Paling Ngebut
News
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
-
Bakar Semangat Juang, Plt Ketum PPAD Turun Langsung Kawal Atlet Golf di Surabaya
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
Terkini
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang