Kamis, 18 Februari 20201 pukul 03.00 WIB terdapat pertandingan lanjutan Babak 16 besar liga champions yang mempertemukan FC Porto melawan Juventus. Pertandingannya sendiri berakhir dengan skor 2-1 dengan keunggulan tuan rumah FC Porto. Hasil ini cukup mengejutkan karena sebelum laga Juventus sangat di unggulkan, sebab dilihat dari segi materi pemain yang bagus dan pengalamannya tampil di Liga Champions ditambah lagi dengan keberadaan Cristiano Ronaldo. Pada awal laga FC Porto langsung tancap gas menekan pertahanan Juventus, hasilnya baru 2 menit laga berjalan FC Porto dapat mencetak gol dari kaki Taremi. Gol ini bermula dari kesahalan pemain Juventus yang melakukan back pass ke kiper Szczesny namun bola tanggung dan di sambar pemain FC Porto untuk menjebol gawang Juventus.
Permainan menyerang di tampilkan tim tuan rumah, strategi umpan jauh langsung ke jantung pertahanan Juventus beberapa kali berhasil menciptakan peluang berbahaya. Juventus pun tidak tinggal diam, beberapa kali mencoba serangan dari kaki chiesa dan Ronaldo. Umpan silang dari sayap juga sering dilakukan Juventus berharap dapat dimanfaatkan Ronaldo dan Kulusevski. Namun semuanya dapat di patahkan oleh barisan pertahanan FC Porto, sampai akhir babak pertama berakhir skor tidak berubah 1-0 unggul FC Porto.
Masuk babak kedua Juventus yang berambisi mengejar ketertinggalan dikejutkan dengan gol cepat dari FC Porto. Berawal dari penetrasi Wilson dari sisi kiri pertahanan Juventus, memberikan umpan kepada marega dan langsung dituntaskan menjadi gol untuk keunggulan FC Porto 2-0. Juventus yang tidak mau di permalukan mencoba melakukan serangan, hasilnya di menit 82’ umpan dari sisi kanan pertahanan FC Porto dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Chiesa. Gol ini menjadi penutup laga ini, sampai peluit akhir dibunyikan skor tetap tidak berubah 2-1 untuk keungggulan FC Porto.
Secara keseluruhan FC Porto bermain cukup solid bermain kompak dan efektif dalam menyelesaikan peluang. Sedangkan Juventus dalam pertandingan ini bermain cukup jelek. Beberapa pemain sering melakukan kesalahan passing dan control, ditambah lagi koordinasi lini pertahanan yang buruk. Kiper Juventus Szczesny tidak menunjukan penampilan yang istimewa dan Cristiano Ronaldo yang diharapkan dapat mengangkat tim juga tidak dapat berbuat banyak. Sang juru taktik Juventus Pirlo masih memiliki banyak PR yang harus diselesaikan, baik dilini tengah maupun belakang.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Cetak 19 Gol, Lionel Messi Lewati Rekor Para Legenda di Piala Dunia
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
News
-
Trakindo Gelar Misi Hijau Bersama Trash Ranger Indonesia, Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
-
Ruang Bercakap #25: Belajar Menulis Artikel Sepak Bola yang Menarik Bersama Yoursay
-
Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim
-
Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa
-
Menemukan Makna Wellbeing dari Hal Sederhana Lewat Just Appreciate Today
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo