Kim Soo Hyun baru-baru ini berpartisipasi dalam pemotretan dan wawancara untuk Vogue.
Soompi melansir, selama wawancara aktor tersebut ditanya tentang perasaannya setelah lebih dari satu dekade berkarir dalam industri entertaiment. Kim Soo Hyun menjawab, "Saya pertama kali memulai (karir) pada tahun 2007 dan entah bagaimana saya sudah menemukan diri saya di sini."
Kim Soo Hyun juga berbagi bahwa nilai-nilainya telah berubah setelah dinas militernya. "Saya berhenti merasa serakah," katanya. “Sebelumnya, saya merasa saya bertanggung jawab untuk melakukan beberapa hal, dan saya memiliki keserakahan untuk membuat diri saya menonjol dengan akting saya di setiap adegan. Tapi setelah saya keluar (dari milter), saya belajar bagaimana menyesuaikan diri."
"Saya tipe orang yang terlalu banyak berpikir, tetapi sekarang saya menerima segala sesuatunya sebagaimana adanya. Jika saya bisa, saya berusaha untuk menjadi positif, tetapi paling tidak saya berusaha untuk tidak menggali terlalu dalam. Jika saya berusaha terlalu keras untuk menyempurnakan sesuatu, maka saya terjebak dalam kebiasaan itu dan kehilangan sesuatu yang lain. Kemudian saya mendapatkan lebih banyak penyesalan, dan itu akhirnya meracuni semua upaya saya untuk memulai sesuatu yang baru," sambungnya.
Dia lalu menjelaskan bagaimana semua perubahan itu dia terapkan saat menggarap drama "It’s Okay to Not Be Okay".
“Tidak seperti pekerjaan saya sebelumnya,‘ It’s Okay to Not Be Okay ’adalah proyek yang saya dekati dengan sikap yang sangat nyaman. Saya berpikir bahwa saya akan merasakan lebih banyak tekanan karena itu adalah proyek comeback saya, tetapi saya merasa lebih bebas (saat berakting di drama itu) daripada pekerjaan lain yang telah saya lakukan," tuturnya.
Kim Soo Hyun juga berbicara tentang drama barunya mendatang "That Night," remake Korea dari acara BBC "Criminal Justice," yang dia bintangi bersama dengan Cha Seung Won.
Dia mengatakan, “'Criminal Justice' adalah drama yang dibuat di Inggris pada tahun 2008. Ada lima episode dalam versi aslinya, jadi alur ceritanya bergerak cepat dan penonton tenggelam dalam karakter itu lebih cepat. Versi Amerika ada delapan episode, jadi ada lebih detail dan penjelasannya. Kedua versi tersebut memiliki kelebihan. Versi Korea direncanakan sebanyak delapan episode untuk saat ini, namun waktu dan metode penayangannya belum ditentukan. Saya tidak merasa tertekan dengan versi aslinya."
"Saya pertama kali melihat versi Inggris, dan yang pertama saya pikirkan adalah, 'Ini sempurna.' Akting aktor utama Ben Whishaw, hingga musik, sudut kamera, gaya, keseluruhan nada dan suasana hati, semuanya menarik bagi saya. Sebagian besar drama bergenre ini berfokus untuk menemukan penjahat sebenarnya, namun drama ini bercerita tentang hubungan antara tokoh utama dan orang-orang di sekitarnya. Ini tentang apa yang terjadi ketika seorang pemuda biasa ditempatkan dalam keadaan luar biasa dan bagaimana orang-orang di sekitarnya menafsirkan peristiwa itu," tukasnya.
Baca Juga
-
Sinopsis Film Kingdom of the Planet of the Apes, Tayang 10 Mei 2024
-
Resmi Berkencan dengan IU, Lee Jong Suk Tulis Surat Mengharukan untuk Fans
-
Daftar Pemenang KBS Drama Awards 2022, Ada Lee Seung Gi dan Joo Sang Wook!
-
Keren! BTS Masuk Daftar Musisi yang Banyak Pecahkan Rekor Tahun 2022
-
Keren! Belum Resmi Rilis Album Solo, Jimin BTS Kembali Memecahkan Rekor Ini
Artikel Terkait
News
-
Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
-
Kurangi Ketergantungan Diesel, IESR Desak Prioritaskan PLTS di Daerah Terpencil
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
5 Moisturizer Paling Sering Direkomendasikan Dermatolog, Andalan untuk Skin Barrier Sehat
Terkini
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim